Bibit Siklon Tropis 96S Muncul Lagi, Ini Penjelasan BMKG dan Potensi Dampaknya

2026-01-16 04:27:56
Bibit Siklon Tropis 96S Muncul Lagi, Ini Penjelasan BMKG dan Potensi Dampaknya
-  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 96S di sekitar wilayah Indonesia.Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 96S  mulai terbentuk pada Kamis sekitar pukul 01.00 WIB.Saat ini, Bibit Siklon Tropis 96S berada di Samudra Hindia, tepatnya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Posisinya berada di sekitar 14,2 derajat Lintang Selatan (LS) dan 116,5 derajat Bujur Timur (BT).“Sistem ini bergerak dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot atau setara 28 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1008 hPa,” ujarnya kepada Kompas.com , Kamis.Baca juga: BMKG: Ini Sejumlah Wilayah yang Berpotensi Hujan Petir Hari Ini, Warga Perlu WaspadaLebih lanjut, Andri mengatakan, Bibit Siklon Tropis 96S didukung oleh suhu permukaan laut yang cukup hangat, yakni berkisar 29–30 derajat Celcius, sehingga dapat membantu pembentukan awan hujan.Selain itu, terdapat perputaran udara yang juga mendukung beberapa lapisan atmosfer.Namun demikian, terdapat sejumlah faktor yang menghambat sistem ini untuk berkembang lebih kuat.Salah satunya adalah masuknya udara kering di lapisan atmosfer menengah, serta adanya perbedaan kecepatan dan arah angin (wind shear) yang cukup kuat. Kondisi ini membuat sistem pertumbuhan siklon tropis menjadi tidak stabil.Di sisi lain, pola pertemuan dan penyebaran angin di lapisan bawah dan atas atmosfer juga masih tergolong lemah, sehingga belum mendukung pembentukan siklon tropis secara optimal.Karena berbagai faktor tersebut, BMKG menilai peluang Bibit Siklon Tropis 96S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan masih tergolong rendah.Meski demikian, keberadaan sistem ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan dampak tidak langsung terhadap cuaca dan kondisi perairan di sejumlah wilayah Indonesia.Lalu, wilayah mana saja yang berpotensi terdampak oleh Bibit Siklon Tropis 96S?Baca juga: Apa Itu Siklon Tropis Grant dan Apa Dampaknya bagi Indonesia?Berdasarkan prakiraan BMKG, dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon Tropis 96S diperkirakan masih bertahan atau belum mengalami perubahan signifikan.Meski demikian, sistem ini berpotensi mengalami sedikit peningkatan kecepatan angin dalam rentang waktu 24–48 jam ke depan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 02:18