Puluhan Karyawan Apple Resign, Kompak Pindah ke OpenAI

2026-01-13 07:01:55
Puluhan Karyawan Apple Resign, Kompak Pindah ke OpenAI
Ringkasan berita: - Tahun 2025 mendatangkan gelombang resign bagi Apple. Laporan menyebut, dalam beberapa bulan terakhir, puluhan insinyur dan desainer perusahaan meninggalkan Apple dan bergabung dengan perusahaan OpenAI.Fenomena ini disorot oleh jurnalis Bloomberg, Mark Gurman. Dalam buletin Power On, Gurman menulis dirinya diberitahu bahwa OpenAI telah merekrut lebih dari 40 orang karyawan Apple untuk mengisi tim perangkat keras perusahaan. "Dalam satu bulan terakhir saja, saya diberi tahu bahwa OpenAI telah merekrut lebih dari 40 orang untuk divisi perangkatnya, banyak di antaranya adalah teknisi yang datang langsung dari produsen iPhone," tulis Gurman. Gurman juga menyinggung bahwa kondisi tersebut makin terasa setelah OpenAI mengakuisisi io, perusahaan rintisan (startup) berbasis AI rahasia milik Jony Ive, mantan Kepala Design Apple yang dibayar sekitar 6 miliar dollar AS (sekitar Rp 100 triliun).Baca juga: Gonjang-ganjing Apple, Ditinggal Para Petinggi di Tengah Isu Pergantian CEOAkuisisi tersebut, menurut Gurman, membuka jalan bagi lebih banyak insinyur dari tim teknik perangkat keras Apple untuk pindah ke proyek yang digerakkan oleh Ive dan CEO OpenAI, Sam Altman.  "Dinamika ini telah mengubah tim desain Apple menjadi tim yang selalu berganti dalam beberapa tahun terakhir," papar Gurman, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari 9to5Mac. "Akuisisi OpenAI senilai 6 miliar dollar AS atas startup AI milik Ive yang sebelumnya dirahasiakan, io, kini menunjukkan bahwa tim teknik perangkat keras Apple juga mengalami gelombang pembelotan," jelas Gurman.Pemaparan tersebut lantas diperkuat oleh laporan outlet media The Wall Street Journal (WSJ). Berdasarkan penelusuran terhadap profil LinkedIn karyawan yang resign, mereka berasal dari beragam bidang teknis. "Puluhan insinyur dan desainer Apple dengan keahlian di bidang audio, desain jam tangan, robotika, dan lainnya telah beralih ke OpenAI dalam beberapa bulan terakhir, menurut tinjauan profil LinkedIn," tulis laporan WSJ.Jony Ive dan Sam Altman sendiri sebelumnya mengonfirmasi bahwan tujuan kolaborasi mereka adalah untuk menghadirkan sebuah lini perangkat AI. Jadi bukan hanya satu produk tunggal saja, melainkan berupa rangkaian. Baca juga: Banjir di Indonesia Jadi Perhatian CEO Apple, Tim Cook Siapkan BantuanMereka juga menyampaikan kepada pengadilan bahwa perangkat pertama yang sedang dikembangkan bukan merupakan wearable.OpenAi juga dilaporkan tengah aktif merekrut sejumlah peneliti yang punya keahlian dalam mengembangkan algoritma AI untuk mengendalikan robot humanoid dan berbagai jenis robot lainnya.Dengan demikian, sebagian insinyur Apple yang hengkang dari OpenAI kemungkinan bergabung ke perusahaan untuk mendukung program robotik, bukan hanya proyek perangkat konsumer yang dikerjakan bersama io.


(prf/ega)