Produsen Le Minerale Tegaskan Sumber Air dari Pegunungan

2026-02-05 23:34:54
Produsen Le Minerale Tegaskan Sumber Air dari Pegunungan
JAKARTA, - PT Tirta Fresindo Jaya, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Le Minerale menegaskan sumber air yang digunakan dalam produknya berasal dari air pegunungan.Direktur External Affairs dan Regulatory Tirta Fresindo Jaya Johan Muliawan menyatakan sumber air Le Minerale berasal dari air pegunungan, yang dalam proses alaminya dapat keluar."Sumber air Le Mineral berasal dari air pegunungan. Yang terbaik adalah air yang ada di dalam pegunungan, yang dalam proses alamiahnya dalam tekanan tertentu dapat keluar," kata Johan, dikutip pada Sabtu .Baca juga: Pernyataan Saat RDP di DPR Dipotong Media, Le Minerale Tegaskan Sumber Air Berasal dari Pegunungan, Bukan Air TanahDOK. Tangkapan layar dari YouTube TV PARLEMEN Direktur External Affairs dan Regulatory Tirta Fresindo Jaya Johan Muliawan menyatakan, pemberitaan yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan pernyataannya dengan utuh saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin . Ia kembali menegaskan, Le Minerale bersumber dari air pegunungan.Selain itu, imbuh Johan, dengan teknologi yang dimiliki perseroan, maka dapat diperoleh dua hal terkait dengan ketersediaan air dari sumber pegunungan.Pertama, keberlanjutan pengambilan air yang terus terjaga."Kedua adalah terjamin higienitasnya, sehingga mineral alaminya dapat terjaga, dan sangat layak dan sangat baik untuk dikonsumsi," terang Johan.Sebelumnya, sebanyak delapan perusahaan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) buka suara soal asal sumber bahan baku air yang mereka gunakan.Baca juga: Le Minerale Cantumkan Kandungan Mineral Alami di Botol, Bukti Sumber Air Berasal dari PegununganKeterangan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin lalu.Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta para produsen transparan dalam menjelaskan sumber air baku yang digunakan dalam produk mereka.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-05 23:00