Pesan Mendiang Mbah Lasiyo, Sesepuh Samin Blora untuk Bupati: Nanggap Wayang Saat Suro

2026-01-12 04:45:17
Pesan Mendiang Mbah Lasiyo, Sesepuh Samin Blora untuk Bupati: Nanggap Wayang Saat Suro
BLORA, - Kepergian Mbah Lasiyo, sesepuh Sedulur Sikep Blora menyisakan kenangan tentang petuah bijak.Tokoh samin ini juga memiliki semangat nguri-uri kebudayaan. Bupati Blora Arief Rohman mendapatkan pesan untuk menggelar pentas wayang.Mbah Lasio kini telah berpulang setelah menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis malam di Rumah Sakit Kariadi Semarang.Jenazah tiba di rumah duka yang berada di Dukuh Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Blora pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB.Setelah disemayamkan di pendopo Samin dan didatangi para peziarah, jenazah Mbah Lasiyo disholatkan di Masjid Baitul Hadi desa setempat usai sholat Jumat.Baca juga: Mbah Lasiyo, Sesepuh Sedulur Sikep Blora Dimakamkan di Situs Samin Suro EngkrekSetelah itu, jenazah dibawa kembali ke pendopo Samin untuk selanjutnya dipikul menuju pemakaman di area situs Mbah Samin Suro Engkrek, yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.Suasana haru tampak menyelimuti prosesi pemakaman yang berada di tengah-tengah banyaknya pohon jati tersebut.Bupati Blora, Arief Rohman, juga merasa kehilangan dengan sosok Mbah Lasiyo yang dianggapnya sebagai tokoh panutan.Arief berharap, segala kebaikan yang dilakukan Mbah Lasiyo selama hidup dapat terus dilanjutkan oleh keturunan beliau."Ya, semenjak saya dulu, sejak wakil bupati, bupati dua periode ini, beliau adalah tokoh yang mengajarkan tentang kebaikan dan kejujuran, yang mana orang itu tidak boleh dengki, srei, benci, dan sebagainya. Tentunya kita meneladani ketokohan beliau," ujar dia.Baca juga: Sesepuh Sedulur Sikep, Mbah Lasiyo, Wafat: Peziarah Padati Karangpace BloraSebagai seorang sesepuh, Arief mengatakan, Mbah Lasiyo juga selalu berusaha untuk terus melestarikan kebudayaan agar tidak hilang dari sejarah peradaban."Ketika (bulan) Suro ini, beliau selalu ingin melestarikan kebudayaan. Jadi nguri-nguri kebudayaan. Jadi beliau pesan untuk menanggap wayang. Akhirnya saya dengan Pak Kapolres ketika itu datang ke sini. Ini nilai-nilai beliau yang tentunya akan kita teladani," terang dia.Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto dan jajarannya juga ikut melayat."Beliau adalah tokoh sesepuh yang sangat kami hormati," ucap Wawan saat acara pengantaran jenazah di Pendopo Samin.Sebagai pucuk pimpinan tertinggi polisi di Blora, Wawan mengaku banyak mendapatkan petuah dari Mbah Lasiyo."Bagaimana kita manusia itu menjadi orang-orang yang baik. Baik, jujur. Apabila ada orang yang benci, jangan dibalas dengan kebencian, tapi balaslah dengan kebaikan," terang dia.Baca juga: Samin Surosentiko Belum Bergelar Pahlawan Nasional, Sedulur Sikep Beri Tanggapan"Jadi kami juga dari jajaran Polres Blora turut berdukacita dan berbela sungkawa yang sangat mendalam, karena beliau adalah salah satu tokoh sesepuh panutan bagi kita semua masyarakat Kabupaten Blora," imbuhnya.


(prf/ega)