Haji Uma, Senator Asal Aceh Desak Pusat Segera Tetapkan Status Bencana Nasional

2026-01-12 05:56:51
Haji Uma, Senator Asal Aceh Desak Pusat Segera Tetapkan Status Bencana Nasional
BANDA ACEH, - Anggota DPD RI, Sudirman Haji Uma, mendesak Pemerintah Pusat untuk menetapkan status Bencana Nasional terhadap kondisi bencana yang melanda Sumatera, khususnya di Aceh.Menurut senator asal Aceh ini, banjir dan longsor telah merusak banyak rumah, infrastruktur, hingga korban jiwa. Aceh membutuhkan uluran tangan banyak pihak bahkan dunia internasional."Status Bencana Nasional itu wajib. Mari kita tinggalkakan rasa egoisme pemerintah, karena yang menderita rakyat," kata pada Kompas.com, Senin .Baca juga: Pemprov Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Bantuan Tangani Bencana AcehHaji Uma meminta pemerintah pusat dan daerah agar penanganan banjir di Sumatra, khususnya di Aceh, tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat semata."Penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan hingga tahap pemulihan pasca banjir," ujarnya.Haji Uma juga menekankan pentingnya akses masuk bantuan kemanusiaan dari luar negeri.Dia mendorong pemerintah, terutama Bea dan Cukai, untuk memberikan perlakuan khusus terhadap bantuan asing dengan membebaskannya dari bea masuk dan pajak.Baca juga: Posko Bangkalan Berbagi Segera Kirim Seragam Sekolah, Baju Baru hingga Sembako untuk Bencana AcehLangkah tersebut dinilai krusial agar bantuan dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak tanpa terkendala prosedur administratif."Saya berharap kehadiran Presiden di Aceh harus dibarengi dengan keputusan konkret dan cepat, terutama dalam menjawab kebutuhan mendesak korban banjir serta mempercepat langkah-langkah penanganan di lapangan," tururnya.Terkait kondisi pengungsian, Haji Uma mengingatkan agar masa tinggal di pengungsian tidak berlangsung terlalu lama hingga memasuki bulan suci Ramadan.Baca juga: Cerita Haru Pekerja Bangunan Indramayu, Selamatkan Anak Terseret Arus dan Bertahan Hidup Pascabanjir AcehPemerintah diminta segera menyiapkan hunian sementara yang layak serta mempercepat pemulihan permukiman warga.Sehingga para korban dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan bermartabat.“Penanganan banjir di Aceh tidak boleh berhenti pada fase darurat. Pemulihan dan pembangunan kembali harus menjadi prioritas agar masyarakat benar-benar bangkit pasca bencana,” pungkasnya.


(prf/ega)