JAKARTA, - Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pagi .Mata uang Garuda berada di level Rp 16.630 per dollar AS, naik 0,20 persen dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp 16.663 per dollar AS.Di kawasan Asia, rupiah bergerak kompak menguat bersama beberapa mata uang regional. Peso Filipina memimpin penguatan dengan naik 0,30 persen, diikuti rupiah yang menguat 0,20 persen, dan ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,03 persen. Sementara dollar Singapura tercatat stagnan.Baca juga: Didorong Spekulasi Ketua The Fed Baru, Rupiah Melonjak ke Rp 16.658 per Dollar ASMayoritas mata uang Asia lainnya justru melemah terhadap dollar AS pada pagi ini. Baht Thailand turun 0,14 persen, won Korea melemah 0,10 persen, yen Jepang turun 0,09 persen, yuan China melemah 0,05 persen, sedangkan dollar Hong Kong dan dollar Taiwan masing-masing terkoreksi 0,02 persen dan 0,003 persen.Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dollar AS menyusul tekanan yang menimpa greenback.Tekanan tersebut muncul setelah rilis data manufaktur AS menunjukkan kontraksi yang lebih dalam dari perkiraan, sehingga memperlemah prospek ekonomi Negeri Paman Sam dan menekan nilai tukarnya.Meski demikian, ruang penguatan rupiah diperkirakan terbatas. Sentimen domestik masih tertahan oleh rilis data ekonomi Indonesia pada Senin, yang menunjukkan moderasi inflasi serta kinerja perdagangan yang berada di bawah ekspektasi.Baca juga: Rupiah Menguat Tipis, Aliran Modal Asing Masuk Rp 12,7 Triliun pada Pekan Keempat NovemberKedua faktor ini menahan optimisme pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia dalam jangka pendek.“Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS yang masih dalam tekanan setelah data yang menunjukkan kontraksi di sektor manufaktur AS yang lebih besar dari perkiraan. Namun penguatan diperkirakan akan terbatas mengingat data ekonomi Indonesia yang lemah dirilis Senin yang menunjukkan moderasi pada inflasi dan angka perdagangan yang mengecewakan,” ujar Lukman kepada Kompas.com, Selasa pagi ini.Dengan kondisi tersebut, pergerakan rupiah diproyeksikan berada dalam rentang Rp 16.600-Rp 16.700 per dolar AS.
(prf/ega)
Rupiah Dibuka Menguat, Naik 0,20 Persen ke Posisi Rp 16.663 per dollar AS
2026-01-12 04:16:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:28
| 2026-01-12 03:08
| 2026-01-12 02:58
| 2026-01-12 02:45










































