Mendikdasmen Sebut Sekolah Terdampak Bencana Sumatera Tak Harus Selenggarakan Tes

2026-01-12 12:05:13
Mendikdasmen Sebut Sekolah Terdampak Bencana Sumatera Tak Harus Selenggarakan Tes
- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa sekolah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak wajib melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS).Menurut Mu'ti kebijakan terkait hal itu akan diserahkan sepenuhnya oleh sekolah masing-masing dan pemerintah daerah (Pemda)."Termasuk sekolah juga tidak harus menyelenggarakan tes. Itu juga kebijakan masing-masing sekolah," kata Mu'ti dalam rapat bersama Komisi X DPR RI yang disiarkan secara daring, Senin .Mu'ti menegaskan, pihaknya membuat sistem pembelajaran di sekolah terdampak pencanangan menjadi fleksibel karena masing-masing daerah memiliki tingkat kerusakan yang berbeda.Baca juga: Pakar UGM: Jawa hingga Papua Bagian Selatan Berpotensi Hujan Intens yang Picu Longsor-BanjirOleh karena itu, pemerintah pusat tidak membuat aturan-aturan khusus terkait pelaksanaan pembelajaran dan menyerahkan sepenuhnya pada pemda yang mengetahui situasi dan kondisi."Karena memang keadaan di lapangan sangat bervariasi sehingga kebijakan kami serahkan sepenuhnya kepada masing-masing pemerintah daerah," ujarnya.Mu'ti melanjutkan, mulai 8 Desember 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengarahkan pelaksanaan pembelajaran darurat melalui berbagai pendekatan.Pendekatan itu antara lain pendirian ruang kelas sementara, penempatan siswa ke sekolah sekitar yang tidak terdampak, pengaktifan jadwal pembelajaran fleksibel, serta penggunaan modul pembelajaran kedaruratan."Pendampingan guru dan relawan pendidikan terus dilakukan untuk membantu proses pembelajaran di tenda," jelas Mu'ti.Baca juga: Terlibat di Kelas Psikososial, Mendikdasmen Bacakan Dongeng untuk Murid Korban Banjir SumbarSebelumnya diberitakan, sebanyak 52 kabupaten atau kota di daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) belum bisa menggelar proses pembelajaran.DOK. Kemendikdasmen Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu?ti, melihat secara langsung dampak bencana banjir yang menerjang salah satu sekolah yakni SMP Negeri 1 Tanjung Raya.Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam rapat bersama Komisi X DPR RI, Senin ."Kami melaporkan bahwa pembelajaran di 52 kabupaten-kota terdampak mengalami gangguan dengan komposisi yang berbeda," kata Mu'ti dikutip dari akun YouTube Tv Parlemen, Senin.Mu'ti memaparkan, sebanyak 15 kabupaten atau kota di Aceh belum bisa menggelar pembelajaran akibat terdampak bencana banjir dan tanah longsor.Kemudian di Sumut terdapat dua daerah yang belum dapat melaksanakan pembelajaran dan dua sekolah lainnya yang baru dapat melaksanakan sebagian pembelajaran.Baca juga: Kemendikti: 60 Kampus dan 18.000 Lebih Mahasiswa Terdampak Banjir SumateraSementara di Sumbar, sebagian besar sudah dapat melaksanakan pembelajaran, kecuali 93 sekolah di Kabupaten Agam yang masih berfokus pada pemulihan sampai tanggal 22 Desember 2025.


(prf/ega)