Syarat dan Cara Buat SKCK Online, Bisa di Luar Domisili

2026-02-03 13:59:40
Syarat dan Cara Buat SKCK Online, Bisa di Luar Domisili
- Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kini bisa dilakukan secara online.Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Baintelkam Polri, Kombes Yosef Sriyono memastikan, masyarakat kini tidak lagi wajib membuat SKCK sesuai domisili KTP.Caranya, cukup mengakses layanan pembuatan SKCK melalui aplikasi Super APP Polri.Masyarakat nantinya bisa memilih lokasi pengambilan SKCK dan melakukan pembayaran secara digital."Jadi sekarang masyarakat tidak perlu pusing dengan domisilinya di mana. Bisa membuat SKCK di mana saja," kata dia kepada Kompas.com, Senin .Lantas, apa saja syarat dan bagaimana cara buat SKCK online tersebut?Baca juga: Bagikan Screenshot Chat WA Tanpa Izin Bisa Dipenjara? Ini Penjelasan Pakar HukumDilansir dari Kompas.com, Rabu , masyarakat perlu menyiapkan beberapa perangkat dan dokumen sebelum mengajukan permohonan pembuatan SKCK.Berikut beberapa syarat membuat SKCK online:Baca juga: Bisakah Pelari yang Dipotret Tanpa Izin Menggugat Fotografer? Ini Kata Ahli HukumSetelah menyiapkan sejumlah persyaratan iru, berikut tata cara membuat SKCK online:Baca juga: Benarkah Gali Emas di Tanah Sendiri Bisa Dipenjara? Ini Penjelasan Ahli HukumYosef memastikan, pembuatan SKCK online aman dari pemalsuan karena adanya fitur keamanan."Kita punya kode-kode khusus yang ada di dalam SKCK itu. Security item, kita ada beberapa security item-nya," katanya dikutip dari Kompas.com, Senin .Fitur keamanan tersebut meliputi QR code yang hanya bisa diakses oleh pemohon.Yosef juga menegaskan, SKCK online tidak akan memperlihatkan catatan kriminal ke publik untuk menjaga privasi."Nanti catatan kriminal akan bisa dilihat melalui kode khusus yang akan diberikan. Jadi itu adalah untuk menjaga privasi daripada hak asasi manusia,” tutur dia.(Sumber: Omarali Dharmakrisna Soedirman, Yefta Christopherus Asia Sanjaya | Editor: Larissa Huda, Faieq Hidayat)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-02-03 13:51