Tukar 5.000 Poin Telkomsel Jadi Bingkisan Akhir Tahun, Berlaku di GraPARI Tertentu

2026-01-17 03:05:21
Tukar 5.000 Poin Telkomsel Jadi Bingkisan Akhir Tahun, Berlaku di GraPARI Tertentu
Rangkuman berita: – Telkomsel menghadirkan program tukar poin menjadi bingkisan spesial akhir tahun bagi pelanggan setianya.Dalam promo ini, pelanggan dapat menukarkan 5.000 Poin Telkomsel untuk mendapatkan bingkisan dengan jumlah terbatas.Program penukaran poin ini hanya berlangsung selama 25–31 Desember 2025 dan tersedia secara offline di sejumlah gerai GraPARI tertentu.Baca juga: Cara Tukar Telkomsel Poin lewat MyTelkomsel dan Kode UMBMenurut situs resmi Telkomsel, lokasi GraPARI yang melayani penukaran poin ini hanya berlaku di beberapa HraPARI saja, yaitu:Telkomsel menyebut, program ini merupakan bagian dari apresiasi akhir tahun kepada pelanggan, sekaligus mendorong pemanfaatan Poin Telkomsel yang selama ini dikumpulkan dari berbagai aktivitas penggunaan layanan.yg kapan hari infoin bisa tukar poin telkomsel/indihome, thank you!! thn ini poinku ga hangus sia-sia ????langsung ke grapari. 1 no hp 1 parcel. login di mytsel, bawa ktp. setauku masih berlaku s/d akhir Desember.lumayan dpt minyak 1l, sekotak teh celup, pop mie sm gopotato ???? pic.twitter.com/MIG88jUqnEUntuk mengikuti program ini, pelanggan dapat melakukan langkah-langkah berikut:Setelah poin berhasil dipotong, bingkisan akhir tahun akan diberikan langsung kepada pelanggan.Baca juga: Cara Aktifkan Paket Siaga Peduli Telkomsel, Internet Gratis untuk Korban Bencana SumutTelkomsel mengingatkan bahwa jumlah bingkisan terbatas, sehingga penukaran akan dilakukan selama persediaan masih ada. Pelanggan juga disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Informasi lebih lanjut mengenai program Poin Telkomsel dapat diperoleh melalui situs resmi Telkomsel, aplikasi MyTelkomsel atau petugas resmi di GraPARI.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-17 01:24