Pohon Tumbang Timpa Becak di Ringroad Utara Sleman, Dua Orang Meninggal Dunia

2026-01-12 05:19:59
Pohon Tumbang Timpa Becak di Ringroad Utara Sleman, Dua Orang Meninggal Dunia
YOGYAKARTA, – Pohon tumbang menimpa sebuah becak di Ringroad Utara Jalan Padjajaran, Kapanewon Ngaglik, Sleman, tepatnya di depan parkiran Monjali.Dua orang yang berada di dalam becak tersebut meninggal dunia.Saksi mata, Wawan (50), mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.“Sekitar jam 2 lewat, posisi saya sedang di seberang jalan,” ujar Wawan, Jumat .Baca juga: Pohon Tumbang di Jalur MRT karena Angin Kencang, Tercabut Sampai AkarIa menyebut sebelum pohon tumbang, tidak ada hujan, namun sempat terjadi angin kencang.Tak lama kemudian, pohon di pinggir Ringroad ambruk dan menutup jalur lambat.Wawan kemudian mengecek lokasi dan mendapati sebuah becak tertimpa pohon dengan dua orang di dalamnya.“Saya enggak tahu kalau ada becak di bawah (pohon). Terus saya samperin, saya lihat ada orang dua ketindih,” katanya.Menurut Wawan, kedua korban yang diduga suami istri itu sehari-hari bekerja sebagai pencari rongsok dan sering makan di warung sekitar Monjali.“Tukang cari rosok, suami istri,” ujarnya.Baca juga: Warga Korban Pohon Tumbang Berhak Tuntut Ganti Rugi ke PemerintahBiasanya, pasangan tersebut beristirahat di dalam becak di dekat halte, bukan di lokasi kejadian.“Kayaknya (kedua korban) lagi tidur. Kalau enggak begitu ini (pohon) roboh mungkin dia bangun (menyelamatkan diri),” katanya.Anggota Basarnas Yogyakarta, Dhedi Prasetyo, menyampaikan bahwa proses evakuasi melibatkan Basarnas, Unit Pammat Polda DIY, TRC BPBD Sleman, dan relawan.Crane dari Pammat Polda DIY turut dikerahkan. Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit.“Korban ada dua, satu laki-laki, satu perempuan. Untuk identitas, saat ini kita masih dalam proses identifikasi,” ujarnya.Baca juga: Marak Pohon Tumbang di Jakarta, Pramono: Ini Cuaca Ekstrem...Usai dievakuasi, kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY dalam kondisi henti napas.“Kondisi yang kita temukan terakhir, henti napas, henti nadi. Nanti untuk rilis resminya kita nunggu dari identifikasi dokter,” pungkasnya.


(prf/ega)