Sah! UMK Kota Bandung 2026 Naik Menjadi Rp 4,7 Juta

2026-01-14 12:04:03
Sah! UMK Kota Bandung 2026 Naik Menjadi Rp 4,7 Juta
BANDUNG,  - Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bandung tahun 2026 resmi naik sebesar 5,68 persen atau setara dengan Rp 255.486. Dengan kenaikan tersebut, besaran upah yang sebelumnya Rp 4.482.914 pada tahun 2025, kini berubah menjadi Rp 4.737.678 dan mulai berlaku pada Januari 2026 mendatang."Untuk UMK tahun 2026 sudah ditetapkan sesuai dengan rekomendasi dari Pak Wali Kota, naiknya 5,68 persen sekitar Rp 255 ribu," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Andri Darusman, saat dihubungi Kamis .Andri menjelaskan bahwa kenaikan ini telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berdasarkan usulan dari Pemerintah Kota Bandung.Proses penetapannya mengacu pada Peraturan Pemerintah yang diteken Presiden Prabowo Subianto dengan formula inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dikali indeks tertentu (alfa).Baca juga: UMK 2026 di Jabar: Kota Bekasi Tertinggi, Pangandaran TerendahKota Bandung sendiri menyepakati penggunaan alfa 0,7 dalam perhitungan tersebut.Pihak Disnaker memastikan kenaikan ini merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat pleno yang melibatkan pengusaha, pekerja, pemerintah, BPS, hingga akademisi.Andri meyakini perusahaan-perusahaan di Kota Bandung akan patuh dan tidak ada yang menyatakan keberatan atas keputusan ini."Mudah-mudahan semua perusahaan mengeluarkan upah bisa sesuai dengan UMK ini, berlaku Januari 2026 ini. Kalau sudah ditetapkan gubernur harus menaati sesuai dengan keputusan yang sudah dikeluarkan," kata Andri.Mengenai teknis di lapangan, pengawasan terhadap pemberlakuan UMK baru ini akan dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat. Andri mengingatkan bahwa perusahaan yang mengabaikan ketetapan ini dapat dijatuhi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku."Nanti akan diawasi oleh bidang pengawasan di provinsi karena kewenangannya di sana. Kalau kita sosialisasi sama pembinaan. Sanksinya bisa administratif sesuai dengan pelanggarannya," ujar Andri.Pemerintah Kota Bandung berharap kenaikan upah ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja di tengah kondisi inflasi yang terjadi di Jawa Barat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-14 10:26