Komisi IV DPR Akan Panggil Menhut, Bahas Penyebab Banjir-Longsor di Sumatera

2026-01-12 06:54:54
Komisi IV DPR Akan Panggil Menhut, Bahas Penyebab Banjir-Longsor di Sumatera
JAKARTA, - Komisi IV DPR RI akan memanggil Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk membahas penyebab dan dampak banjir serta longsor yang terjadi di berbagai wilayah di Sumatera dalam sepekan terakhir.Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mengatakan, rapat yang dijadwalkan pada Kamis itu bakal meminta penjelasan pemerintah terkait banyaknya gelondongan yang terbawa arus banjir, baik di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat.“Iya, Komisi IV akan rapat dengan Kemenhut perihal tersebut pada hari Kamis, 4 Desember 2025,” ujar Alex saat dihubungi, Minggu .Baca juga: Soal Status Bencana Nasional, Pengamat Singgung Kemampuan PemdaAlex menjelaskan, ada sejumlah poin yang akan didalami dalam rapat nanti, khususnya berkaitan dengan kondisi dan tata kelola hutan serta lahan di daerah terdampak bencana.“Pertama, peta daerah aliran sungai yang terjadi banjir dan longsor. Kedua, data tutupan lahan di setiap DAS (Daerah Aliran Sungai),” kata Alex.“Ketiga, data kerusakan hutan dan lahan tiap DAS. Keempat, program rencana reboisasi dan penghijauan tiap DAS. Kelima, berapa dana yang tersedia untuk rehabilitasi DAS,” ujar dia.Baca juga: Menhut Siap Evaluasi-Investigasi soal Bencana Sumatera Usai Masa Tanggap BencanaHingga Sabtu malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 303 warga meninggal dunia dan ratusan lainnya hilang akibar bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Proses pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan, sehingga jumlah korban dan pengungsi diperkirakan bertambah seiring pendataan lanjutan.Sementara itu, Menhut Raja Juli Antoni menyatakan bahwa pemerintah akan mengevaluasi tata kelola kehutanan menyusul maraknya bencana hidro-meteorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Menurut Raja Juli, rangkaian bencana ini menunjukkan adanya kesalahan mendasar dalam pengelolaan lingkungan selama ini.Baca juga: Menhut Raja Juli Janji Evaluasi Total Tata Kelola Hutan Usai Banjir Beruntun di Sumatera“Pak Presiden dalam pidatonya mengatakan penebangan hutan liar yang tidak terkontrol berkontribusi besar terhadap bencana. Jadi kita akan melakukan evaluasi kebijakan,” ujar Raja Juli dalam keterangan resmi, Sabtu .Dia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi momentum perbaikan tata kelola hutan di Indonesia.“Kita mendapatkan momentum yang baik justru karena semua mata melihat, semua telinga mendengar, semua kita merasakan apa yang terjadi,” kata Raja Juli.


(prf/ega)