AMBON, - Dugaan adanya tumpahan minyak yang mencemari lautan di kawasan Desa Hative Besar, Kota Ambon yang dibantah pihak depo BBM pertamina, Minggu .Sebelumnya, terdapat jejak minyak di Pantai Wailaa, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon.Warga sekitar menyebutkan, tumpahan minyak itu terlihat sejak pekan lalu.Dari sejumlah foto yang diambil warga sebelumnya, terlihat ada jejak cairan hitam berminyak yang menempel pada bebatuan di pesisir Pantai Hative Besar.Seorang warga yang juga pegiat lingkungan asal Hative Besar, George Manuhuwa membenarkan hal itu."Kami harap, ada langkah tegas yang diambil pihak terkait. Pastinya kerja sama yang baik dalam persoalan ini. Mengingat kejadian ini, bukan kali pertama. Ini sudah terjadi tiga kali di kawasan ini. Warga di sini masih memanfaatkan laut sebagi sumber kehidupan," tutur dia.Baca juga: Pengisian BBM Kapal di Labuan Bajo Masih Pakai Jeriken, KSOP Awasi Tumpahan Minyak ke LautMasyarakat menduga, tumpahan minyak tersebut akibat kapal-kapal besar yang masuk ke Teluk Ambon atau dari terminal depo BBM PT Pertamina Patra Naga Integrated Terminal (IT) Wayame, Ambon yang berjarak cukup dekat dengan Hative Besar.Geroge meminta agar kejadian ini segera mendapat perhatian dan solusi serius dari pemerintah.Apalagi, kawasan perairan Hative Besar menjadi lokasi transplantasi terumbu karang yang dilakukan warga bersama pihak gereja.Menanggapi hal tersebut, pihak Pertamina memastikan tidak ada tumpahan minyak di laut.“Terkait adanya dugaan tumpahan minyak di Teluk Ambon, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku saat ini memastikan tidak ada kebocoran di sekitar Integrated Terminal Wayame. Sudah dilakukan pengecekan, di daerah dermaga kami bersih dari minyak atau oli,” kata Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Ispiani Abbas kepada Kompas.com Minggu .Baca juga: Pengendara Terjatuh Akibat Tumpahan Minyak di MakassarUntuk menjamin hal tersebut, Ispi mengatakan bahwa di sekitar dermaga IT Wayame sudah dilengkapi fasilitas Lindungan Lingkungan Perairan (LLP) dan Oil Separator yang rutin dicek berkala oleh petugas.Kedua alat ini berfungsi untuk memastikan tidak ada bekas minyak atau oli yang keluar dari area IT Wayame.Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang mendalami dan melakukan investigasi sumber tumpahan di perairan Teluk Ambon yang berjarak sekitar 3-4 Km dari lokasi IT Wayame tersebut. “Kami sudah membuka komunikasi dengan DLH. Prinsipnya Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku akan menunggu hasil investigasi DLH terlebih dahulu dari mana sumber tumpahan ini berasal,” kata Ispi.
(prf/ega)
Warga Duga Ada Tumpahan Minyak di Pantai Hative Besar Ambon, Minta Pemerintah Perhatikan
2026-01-12 02:38:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:03
| 2026-01-12 02:29
| 2026-01-12 02:18
| 2026-01-12 01:58
| 2026-01-12 00:24










































