Pakai Skema Kerja Sama B2B, Pertamina Salurkan BBM ke Vivo dan BP-AKR

2026-01-13 12:40:45
Pakai Skema Kerja Sama B2B, Pertamina Salurkan BBM ke Vivo dan BP-AKR
JAKARTA, – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk badan usaha swasta melalui kerja sama Business to Business (B2B) dengan PT Vivo Energi Indonesia.Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan, pada tahap kedua kerja sama ini, Pertamina menyalurkan 100.000 barrel BBM untuk SPBU-SPBU Vivo. Sebelumnya, tahap pertama telah menyuplai 100.000 barrel BBM kepada PT APR (BP-AKR).“Penyaluran pasokan BBM untuk BU Swasta Vivo ini sebanyak 100.000 barrel yang akan digunakan untuk SPBU-SPBU Vivo. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga energi adalah kerja bersama demi ketahanan energi nasional,” ujar Roberth dalam keterangan resmi, Senin .Menurut Roberth, proses kerja sama B2B dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang menekankan aspek compliance dan governance.Mulai dari penentuan volume kebutuhan, pelaksanaan tender supplier sesuai prinsip GCG, konfirmasi berulang dengan Vivo, joint surveyor, hingga mekanisme open book untuk negosiasi aspek komersial. Setelah itu, proses bongkar dilakukan dan diterima Vivo untuk disalurkan ke masyarakat.Baca juga: Pertamina Pasok 100.000 Barrel BBM ke SPBU VivoBBM yang disuplai ke Vivo memenuhi seluruh persyaratan badan usaha tersebut, sejalan dengan arahan pemerintah.“Bagi kami, pemenuhan energi untuk masyarakat adalah prioritas utama. Energi adalah penggerak produktivitas kehidupan masyarakat. Kami akan terus memastikan pasokan BBM aman, berkualitas, dan mudah dijangkau demi ketahanan energi nasional,” tambah Roberth.Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR), pengelola SPBU BP, telah membeli 100.000 barel base fuel dari Pertamina Patra Niaga. Pembelian ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri kelangkaan bahan bakar di SPBU BP yang terjadi sejak Agustus 2025.“Betul, hasil negosiasi BP dan Pertamina. Volumenya 100.000 barel,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat .Baca juga: BBM di SPBU Vivo Sudah Terisi Lagi, Cek LokasinyaKesepakatan ini memungkinkan SPBU BP kembali menjual bahan bakar jenis RON 92 atau BP 92.Laode menambahkan, sejumlah pengelola SPBU swasta lain juga tengah bernegosiasi dengan Pertamina, meski ia belum dapat memberikan rincian hingga stok BBM di SPBU masing-masing kembali normal.Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, menegaskan pasokan base fuel dari Pertamina telah melalui uji kualitas dan diawasi surveyor independen untuk memastikan standar pemerintah Indonesia serta standar BP internasional terpenuhi.“Prioritas kami jelas, BP 92 kembali tersedia dan kualitas produk yang dihadirkan konsisten terjaga. Fokus mutu ini bagian dari komitmen jangka panjang kami membangun layanan energi yang terpercaya di Indonesia,” ujar Vanda.Vanda menjelaskan bahwa pengadaan base fuel melalui mekanisme impor yang ditetapkan pemerintah menjadi solusi sementara.Langkah ini diambil dengan hati-hati dan bertanggung jawab untuk menjaga kesinambungan usaha serta memastikan pasokan BBM tidak terganggu, sekaligus mendukung pemulihan ketersediaan BBM di SPBU BP secara bertahap.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-13 10:29