BMKG Kerahkan Operasi Modifikasi Cuaca: Tekan Hujan Ekstrem di Sumatra dan Aceh

2026-01-16 06:43:04
BMKG Kerahkan Operasi Modifikasi Cuaca: Tekan Hujan Ekstrem di Sumatra dan Aceh
Jakarta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani mendukung operasi tanggap darurat pasca bencana dengan melakukan sejumlah hal, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto."Kami berkomitmen mendukung operasi tanggap darurat, termasuk penyediaan peringatan dini, analisis risiko cuaca ekstrem, serta dukungan teknis bagi kelancaran pengiriman bantuan dan perlindungan petugas di lapangan," kata dia dalam keterangannya di laman BMKG, dikutip Minggu .Teuku mengatakan, koordinasi lintas sektor termasuk dengan pemerintah daerah terus dilakukan, di mana BMKG memberikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah terdampak secara berkala melalui seluruh kanal informasi yang dimiliki.AdvertisementSelain itu, dia pun langsung terbang ke Medan untuk menuju Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), agar operasi yang dijalankan bersama lembaga lainnya itu bisa berjalan efektif untuk mengurangi ancaman hujan deras dan cuaca ekstrem."Fokus utama OMC kali ini adalah mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak bencana. Harapannya OMC dapat dilaksanakan secara tepat waktu dan tepat sasaran, sebagai bentuk upaya-upaya mitigasi dan penanggulangan bencana," ungkap Teuku.Menurut dia, BMKG terus melakukan pemantauan intensif dan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala sebagai dukungan terhadap seluruh upaya penanganan bencana yang sedang berjalan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 05:03