Akses Air Bersih Terbatas, Desa Tumpangkrasak Jateng Bangun PAMDes

2026-01-14 10:19:37
Akses Air Bersih Terbatas, Desa Tumpangkrasak Jateng Bangun PAMDes
JAKARTA, — Akses air bersih masih menjadi tantangan bagi sebagian wilayah padat penduduk di Indonesia. Di Desa Tumpangkrasak, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, persoalan kualitas dan ketersediaan air mendorong hadirnya sistem penyediaan air bersih berbasis energi terbarukan yang mulai dioperasikan pada akhir 2025.Program Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes) tersebut diresmikan pada 22 Desember 2025. Inisiatif ini digagas melalui kolaborasi KSB Indonesia dengan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai bagian dari upaya memperluas akses air bersih berkelanjutan di tingkat desa.Desa Tumpangkrasak dihuni 6.613 jiwa dengan luas wilayah 1,26 kilometer persegi dan kepadatan penduduk mencapai 5.248,41 jiwa per kilometer persegi. Selama ini, warga mengandalkan sumur gali dan sumur bor dangkal yang kualitas airnya terus menurun akibat polusi antropogenik dan dugaan pengaruh limbah industri di sekitar wilayah tersebut.Baca juga: Perluas Akses Air Bersih, PT PP Teken Kontrak Proyek Pengaliran Air Baku Senilai Rp 822,3 MiliarBerdasarkan kajian lapangan, air sumur di desa itu umumnya berwarna kekuningan hingga kecoklatan, berbau besi, berlumpur, dan sedikit berminyak. Pada musim kemarau, debit air juga menyusut drastis sehingga tidak layak untuk dikonsumsi. Uji mikrobiologi bahkan menemukan kontaminasi bakteri patogen seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Salmonella sp., dan Pseudomonas aeruginosa.Menjawab kondisi tersebut, sistem PAMDes dibangun melalui pengeboran sumur dalam hingga kedalaman 80 meter untuk menjangkau akuifer tertekan yang lebih aman. Sistem ini dilengkapi pompa submersible yang didukung panel surya sebagai sumber energi utama, dengan pengaturan yang memungkinkan penggunaan listrik bila diperlukan.Selain itu, dibangun menara air setinggi 10 meter dengan kapasitas tampung 18,8 meter kubik untuk menjaga distribusi air tetap stabil. Jaringan pipa distribusi kemudian disalurkan ke rumah-rumah warga, khususnya di RW 5. Dari rencana penerima manfaat sebanyak 1.136 jiwa, pada 2025 distribusi air telah menjangkau 663 warga di RT 3, RT 4, dan RT 5.Baca juga: KSB Indonesia Ekspansi Pabrik Baru di Cibitung dengan Total Investasi Rp 60 MiliarPengelolaan sistem air bersih ini juga diperkuat melalui pembentukan kelompok pengelola PAMDes yang terintegrasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Warga dan pengelola mendapatkan pelatihan operasional serta perawatan sistem pompa, panel surya, dan kelistrikan.Presiden Direktur KSB Indonesia, Teo Boon Teong, menilai akses air bersih merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat.“Akses terhadap air bersih merupakan fondasi utama bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KSB Indonesia berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas pengelolaan di tingkat desa serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan,” ujar Teo melalui keterangannya, Selasa .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 10:03