Detik-detik 20 Guru Jatuh Saat Lantai 2 Sekolah Alam Purwokerto Ambruk di Acara Hari Guru

2026-01-13 16:25:29
Detik-detik 20 Guru Jatuh Saat Lantai 2 Sekolah Alam Purwokerto Ambruk di Acara Hari Guru
PURWOKERTO, - Suasana kegiatan peringatan Hari Guru di Sekolah Alam Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mendadak berubah mencekam ketika lantai 2 bangunan sekolah ambruk pada Selasa sore.Sekitar 20 guru jatuh bersamaan akibat insiden itu.Peristiwa tersebut terjadi tepat saat para guru dan karyawan hendak melakukan sesi foto bersama.Maya (19), salah satu guru atau fasilitator yang ikut dalam acara itu, menceritakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat tanpa tanda-tanda kerusakan sebelumnya."Mau ada sesi foto selesai acara peringatan Hari Guru, terus tiba-tiba ambruk aja. Sebelumnya enggak ada (tanda apa-apa)," ungkap Maya saat ditemui di Rumah Sakit Orthopedi Purwokerto, Selasa malam.Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Lantai 2 Sekolah Alam Purwokerto, 21 Korban Masih di RSMaya mengatakan, bahwa peringatan Hari Guru di Sekolah Alam Purwokerto diisi dengan kegiatan diskusi.Menurut Maya, acara tersebut diikuti lebih dari 20 orang.Sebagian besar guru terjatuh ke lantai karena berada di atas lantai kayu yang ambruk."Mungkin sekitar 20 orang lebih (yang ikut acara), sebagian besar jatuh," ujar Maya.Beruntung, saat kejadian, Maya yang juga akan ikut foto bersama posisinya berada di paling pinggir.Baca juga: Lantai 2 Ambruk Saat Hari Guru, Sekitar 20 Guru dan Karyawan Sekolah Alam Purwokerto Luka-luka"Saya ikut foto, tapi posisi di pinggir, di sebelah kayu yang ikut jatuh, jadi saya enggak ikut (jatuh) ke bawah," jelas Maya.Diberitakan sebelumnya, lantai 2 bangunan yang terbuat dari kayu itu ambruk.Akibatnya, sekitar 20 guru dan karyawan yang sedang berada di lantai 2 terjatuh hingga mengalami luka-luka.Rido (22), salah seorang pekerja Sekolah Alam Purwokerto, menceritakan bahwa ia baru datang ke lokasi sekitar pukul 16.00 WIB."Saya datang sekitar jam 16.00. Tiba-tiba ada suara ‘brak’. Begitu saya lari ke lokasi, sudah banyak yang luka-luka," ungkap Rido yang saat kejadian sedang di pelataran sekolah.Baca juga: Honda Freed Tabrak Orang dan Sejumlah Kendaraan di Purwokerto, 2 Tewas, 3 Luka-LukaSelanjutnya, para korban langsung dievakuasi ke rumah sakit oleh personel Damkar dan relawan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-13 17:00