Hasil HT Timnas Putri Indonesia Vs Vietnam 0-1: Garuda Pertiwi Tertinggal Gol Penalti

2026-01-15 22:47:42
Hasil HT Timnas Putri Indonesia Vs Vietnam 0-1: Garuda Pertiwi Tertinggal Gol Penalti
- Timnas Putri Indonesia harus tertinggal lebih dulu dari Vietnam di babak pertama laga semifinal SEA Games 2025 sepak bola putri.Bertanding di Stadion Chonburi, pada Minggu sejak pukul 16.00 WIB, hasil Indonesia vs Vietnam di babak pertama berakhir 0-1.Penalti Nguyen Thi Bich Thuy (28') membuat Vietnam mampu mencuri keunggulan atas Garuda Pertiwi.Upaya Indonesia untuk mencetak gol belum berhasil karena sulit membangun serangan ke area Vietnam.Vietnam memegang kendali permainan hingga 20 menit babak pertama berjalan.Mereka melakukan umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan Timnas Putri Inodnesia.Baca juga: Hasil Malut United Vs Persib 2-0: Maung Pulang Tanpa Poin dari TernatePham Hai Yen mengancam gawang De Rouw. Ia hanya tinggal berhadapan satu lawan satu kiper timnas putri tersebut.Hanya saja, penyelesaian pemain bernomor punggung 12 dari Vietnam itu masih menyamping dari gawang Indonesia.Timnas Putri Indonesia harus tertinggal lebih dulu dari Vietnam. Garuda Pertiwi dihukum penalti setelah Gea Yumanda melakukan hand ball di kotak penalti.ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko Penyerang Timnas Putri Indonesia Sheva Imut Furyzcha (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Puteri China Taipei Chen Yu-Chin (kanan) pada laga International Women's Friendly Match di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu . ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/barNguyen Thi Bich Thuy yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke dalam gawang Indonesia.Setelah gol tersebut, Vietnam masih gencar melancarkan serangan ke wilayah pertahanan Indonesia.Baca juga: Hasil HT Malut United Vs Persib 2-0: Ciro Alves Cetak Gol, Tanpa SelebrasiDi injury time babak pertama, Indonesia sempat mendapat peluang emas dari serangan balik. Sheva Imut hingga ke dalam kotak penalti Vietnam.Penyerang bernomor punggung 10 itu bisa melepaskan tembakan dengan sempurna. Namun, bola masih belum menemui sasaran. Skor Indonesia vs Vietnam 0-1 di babak pertama.Timnas Putri Indonesia: De Rouw; Gea Yumanda, Remini, Emily Nahon, Zahra Musdalifah; Felicia De Zeeuw, Silfianus, Reva; Sheva Imut, Claudia Scheunemann, Isa WarpsPelatih: Akira Higashiyama


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-15 21:11