Panahan Indonesia Kawinkan Emas Beregu Recurve di SEA Games 2025

2026-01-13 05:37:50
Panahan Indonesia Kawinkan Emas Beregu Recurve di SEA Games 2025
- Tim Panahan Indonesia mengawali kiprah di SEA Games 2025 dengan pencapaian gemilang pada Rabu . Dua medali emas langsung diraih dari nomor beregu recurve putra dan putri, sekaligus mengawinkan emas bagi Tim Indonesia.Keberhasilan ini menjadi pembuka perolehan medali panahan Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.Medali emas pertama dipersembahkan tim recurve beregu putri yang diperkuat Diananda Choirunisa, Ayu Mareta Dyasari, dan Rezza Octavia.Pada partai final, Tim Panahan Indonesia tampil solid dan mampu menundukkan Malaysia dengan skor ketat 5–3.Pertandingan berjalan sengit sejak set awal hingga akhir. Sementara itu, medali perunggu diraih Vietnam setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor telak 6–0.Kesuksesan tim putri kemudian disusul tim recurve beregu putra Indonesia. Ahmad Khoirul Baasith, Arif Dwi Pangestu, dan Riau Ega Agata Salsabilla tampil dominan di partai final menghadapi Vietnam.Indonesia menang meyakinkan dengan skor 6–0, memastikan emas kedua bagi panahan Merah Putih.NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as Tim recurve beregu putra Indonesia yang diperkuat Ahmad Khoirul Baasith, Arif Dwi Pangestu, dan Riau Ega Agata Salsabilla berhasil menyabet emas SEA Games 2025 setelah mengalahkan Vietnam pada Rabu .Medali perunggu pada nomor ini diraih Malaysia usai menaklukkan Thailand dengan skor 5–3.Kepala pelatih tim recurve Indonesia, Hendra Setiawan, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari proses panjang yang dijalani tim selama hampir satu tahun persiapan.“Hampir satu tahun kami berlatih dan kerja keras itu tidak sia-sia. Anak-anak tampil luar biasa, menunjukkan kematangan dan kesiapan, serta bisa tampil di saat yang tepat,” ujar Hendra dalam rilis yang diterima Kompas.com.Arif Dwi Pangestu dan Rezza Octavia mengaku cukup puas dengan penampilan tim meski kondisi angin di lapangan dinilai cukup menantang. Keduanya juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mempersembahkan emas untuk Indonesia.Cabang olahraga panahan masih berpeluang menambah medali pada nomor individual recurve putra dan putri.Selain itu, perebutan medali perunggu di nomor mixed double recurve serta pertandingan nomor compound yang akan digelar Kamis juga membuka peluang tambahan medali bagi Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 04:03