Wakasau Tinjau Pembangunan Satrad Baru, Fokus Kawasan IKN dan Jalur ALKI II

2026-02-04 03:24:52
Wakasau Tinjau Pembangunan Satrad Baru, Fokus Kawasan IKN dan Jalur ALKI II
JAKARTA, - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi mengecek progres pembangunan Satuan Radar (Satrad) baru di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu .Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan TNI Angkatan Udara berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar operasional untuk memperkuat sistem pertahanan udara nasional.Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menuturkan, di Banjarbaru, Wakasau meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun.“Mulai dari area perkantoran, kompleks perumahan, hingga sarana pendukung lain yang menjadi bagian integral dari operasional radar,” kata I Nyoman, dalam keterangannya, Kamis .Baca juga: UU TNI Digugat Lagi ke MK, Apa yang Dipersoalkan?Kehadiran Satrad baru di wilayah ini diproyeksikan untuk meningkatkan kemampuan pengawasan udara, terutama di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, dari perairan selatan Kalimantan hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).Sementara itu, Satrad baru di Takalar bertujuan untuk memperkuat kemampuan deteksi dan pemantauan pergerakan pesawat di wilayah udara tengah hingga timur Indonesia.Kepada pihak pelaksana pembangunan, Tedi meminta agar memperhatikan ketepatan waktu dan menjaga kualitas pekerjaan, serta menambah jumlah pekerja hingga empat kali lipat untuk mengantisipasi musim hujan dan libur Natal serta Idul Fitri.“Pembangunan ini sangat krusial bagi kesiapsiagaan sistem pertahanan udara nasional. Oleh karena itu, setiap tahapan harus dijalankan dengan standar terbaik, tepat waktu, dan berkualitas,” tegas dia.Dalam kunjungan tersebut, Tedi didampingi Irjenau Marsdya TNI Arif Mustofa, para Wakil Asisten Kasau, Kaskodau II, Irkoopsau, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Komandan Lanud Sjamsuddin Noor, serta pejabat TNI AU lainnya.Sebagai informasi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menargetkan kekuatan pembangunan mulai dari ratusan batalion Angkatan Darat (AD), armada Angkatan Laut (AL), hingga puluhan satuan radar (Satrad) Angkatan Udara (AU).Baca juga: Lengkap! Ini Daftar Rotasi 27 Pati-Pamen TNI di KemenhanPembangunan kekuatan TNI itu merupakan bagian dari implementasi Optimum Essential Force (OEF) yang menjadi amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, untuk mewujudkan postur pertahanan nasional yang adaptif dan modern.Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) pada Rabu ."Melalui Rakor ini, Kemenko Polkam memastikan arah pembangunan kekuatan TNI tahun 2025-2029 berjalan terpadu dan sejalan dengan kebijakan pertahanan nasional yang diamanatkan dalam RPJMN,” ujar Asdep Koordinasi Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan Kemenko Polkam Brigjen TNI (Mar) Kresno Pratowo, dalam keterangannya, Jumat .TNI AD memfokuskan penguatan pertahanan darat di wilayah perbatasan, termasuk Papua, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur, dengan target pembentukan 750 Batalion Tempur (BTP) hingga 2029.Baca juga: TNI Klaim Pasal yang Digugat di MK Bikin Militer Terkendali di Bawah SipilTNI AL berencana membentuk lima Komando Armada (Koarmada) dan lima belas Komando Daerah Maritim (Kodamar), sekaligus meningkatkan modernisasi sarana dan prasarana kapal baru berbasis teknologi informasi hingga 2029.Sementara itu, TNI AU menargetkan pembentukan 33 Satuan Radar (Satrad) hingga 2029, serta pengembangan Satuan Antariksa di bawah Kohanudnas untuk memperkuat sistem pertahanan udara nasional.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-04 03:27