Cerita Ole Romeny di Balik Proses Naturalisasi dan Debut di Timnas Indonesia

2026-02-02 13:18:47
Cerita Ole Romeny di Balik Proses Naturalisasi dan Debut di Timnas Indonesia
- Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny membagikan cerita perjalanannya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).Ole Romeny resmi memegang paspor WNI setelah melakukan sumpah kewarganegaraan pada 8 Februari 2025 di Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, Inggris.Tak sendirian, Ole Romenye melakukan sumpah bersama Tim Geypens dan Dion Markx sebagai bagian dari para pemain diaspora yang bergabung dengan Timnas Indonesia pada masa kepemimpinan Erick Thohir di PSSI.Baca juga: Gol Indah Dua Striker Timnas IndonesiaDebutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 20 Maret 2025 ketika bertanding melawan Australia.Pemain asal klub Championship, Oxford United ini langsung mendapatkan perhatian publik Indonesia setelah berhasil mencetak 3 gol dalam 6 laga bersama tim.Ole Romeny menceritakan asal mula keputusannya untuk melepas paspor Belanda demi Timnas Indonesia.Awal minatnya untuk membela Indonesia muncul setelah melihat berita yang menyebutkan bahwa Ole Romeny bisa membela Timnas Indonesia."Wartawan itu menerbitkan berita bahwa saya bisa bermain untuk Indonesia," ungkap Romeny yang dikutip dari AD.nl.Tak lama setelah berita itu tersebear ke publik, PSSI langsung menjalin kontak dengan Ole Romeny agar mau bergabung dengan skuad Garuda.Baca juga: John Herdman Disebut Media Kanada Telah Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas IndonesiaPemain berusia 25 tahun tersebut awalnya tidak menyadari bahwa dia memenuhi syarat untuk bermain bagi Indonesia melalui jalur neneknya.Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, dia lantas bertanya kepada ibunya mengenai silsilah Indonesia yang ternyata datang dari sang nenek."Tak lama setelah itu, saya menerima telepon dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI)," lanjut Ole Romeny."Tetapi jujur saja, saya bahkan tidak tahu bahwa saya memenuhi syarat untuk bermain bagi Indonesia."Baca juga: Gaji Lebih Murah dari Patrick Kluivert, PSSI Pilih John Herdman Untuk Timnas Indonesia/ADIL NURSALAM Penyerang Oxford United Ole Romeny memberikan sambutan tepuk tangan untuk penonton kala menghadapi Arema FC pada partai lanjutan Grup A Piala Presiden 2025, Kamis di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Ibu Ole Romeny berhasil menemukan akta kelahiran neneknya dan semakin meyakinkan sang pemain untuk membela Timnas Indonesia.Perlu diketahui, darah Indonesianya memang benar berasal dari sang nenek yang bernama Helene Wilhemina Romenij, yang lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 2 April 1923.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-02 13:13