Menteri P2MI Dorong Brain Circulation Lewat Program Pemberdayaan Purna PMI

2026-01-31 06:07:52
Menteri P2MI Dorong Brain Circulation Lewat Program Pemberdayaan Purna PMI
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menekankan pentingnya konsep brain circulation atau sirkulasi talenta bagi pekerja migran Indonesia yang telah menyelesaikan kontrak kerja di luar negeri.Mukhtarudin menyatakan purna pekerja migran yang kembali ke Tanah Air setelah masa kontrak berakhir berpotensi untuk menerapkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri."Pekerja migran kan pejuang ekonomi keluarga dan pembangunan bangsa. Setelah kontrak selesai, mereka bisa kembali ke Indonesia untuk berbagi ilmu, menjadi tenaga ahli, atau bahkan berwirausaha," tutur Mukhtarudin dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025)."Tapi kemudian kembali atau tetap berkontribusi bagi negara asal, menciptakan aliran dua arah talenta yang saling menguntungkan," imbuh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tersebut.Adapun brain circulation merupakan pergerakan melingkar tenaga kerja terampil antarnegara, di mana para profesional memperoleh pengalaman internasionalMukhtarudin menjelaskan konsep brain circulation bertujuan mencegah brain drain permanen dan mengubahnya menjadi brain gain bagi Indonesia."Dengan pengalaman kerja di negara maju, purna pekerja migran dapat mentransfer teknologi, keterampilan, dan inovasi ke dalam negeri, sehingga mendukung visi Indonesia Emas 2045," ungkap Mukhtarudin.Untuk mewujudkan hal tersebut, Mukhtarudin menegaskan KP2MI terus menyiapkan program pemberdayaan khusus bagi purna pekerja migran. Program ini mencakup pelatihan kewirausahaan, fasilitasi akses modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), reintegrasi sosial-ekonomi, serta pendampingan untuk memanfaatkan remitansi secara produktif."KP2MI berkomitmen memberikan dukungan dari hulu hingga hilir. Bagi purna pekerja migran, kami sediakan program pemberdayaan agar mereka tidak hanya pulang dengan tabungan, tapi juga dengan bekal untuk mandiri, membuka usaha, menciptakan lapangan kerja, atau berkontribusi di sektor industri dalam negeri," lanjutnya..Langkah ini, menurut Mukhtarudin, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan keterampilan Pekerja Migran menjadi middle hingga high-skill.Pada akhir tahun 2025, KP2MI juga memperkuat sinergi dengan kementerian lain untuk memastikan purna Pekerja Migran dapat berkontribusi maksimal bagi pembangunan nasional.Mukhtarudin pun mengajak seluruh purna pekerja migran untuk memanfaatkan program ini, serta masyarakat untuk mendukung reintegrasi mereka."Mari kita jadikan pengalaman luar negeri sebagai modal sirkulasi talenta yang memperkuat Indonesia," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-31 04:31