MANOKWARI, - Inspektorat Papua Barat telah merampungkan hasil investigasi Skandal video mesum pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan pegawai honorer di Pemerintah Provinsi Papua Barat.Kepala Inspektorat Papua Barat Dr. Erwin P.H Saragih SH MH mengatakan hasil investigasi telah dirampungkan, oleh tim Inspektorat Papua Barat.Hasil tersebut akan disidangkan lewat majelis pada pekan depan"Hasil investigasi (Skandal video mesum) sudah dirampungkan, saya pastikan pekan depan masuk sidang," kata Kepala Inspektorat Papua Barat, Kamis .Baca juga: Inspektur: Tim Selidiki Video Tak Senonoh ASN dan Tenaga Honorer Pemprov Papua BaratSaragih menegaskan bahwa, karena hal ini menyangkut asusila sehingga proses sidang nanti dilakukan secara tertutup sebagaimana mekanisme yang ada."Hanya memang aturan mainnya (sidang) Hukum acaranya tertutup," tuturnyaDia menegaskan bahwa perkara ini menjadi atensi atau perintah dari Gubernur Papua Barat dan Sekda Papua Barat agar diproses."Jadi memang bapak gubernur memerintahkan agar pemerintahnya bersih, termasuk hasil temuan BPK," kata Saragih.Baca juga: Ibu Melahirkan Meninggal, Wagub Papua Barat: Seluruh Rumah Sakit Wajib Layani PasienSebelumnya, Inspektorat telah melakukan sidang etik terhadap sejumlah pegawai negeri sipil PNS yang bekerja di lingkungan Pemprov Papua Barat.Beberapa di antaranya telah diputuskan untuk diberhentikan dari Dinas.Praktisi hukum Yohanes Akwan SH MH CLA menegaskan bahwa penanganan perkara ini segera diproses dan hasilnya diumumkan terbuka kepada publik agar menjadi pelajaran bagi semua pihak.Akwan menduga hal ini erat kaitannya dengan proses pengangkatan ribuan pegawai Honor di lingkungan Pemprov Papua Barat yang saat ini nasibnya tergantung dari oknum staf dan pegawai di BKD."Ini skandal yang harus dibuka tabirnya bisa juga korban tidak hanya satu ini, maka kami berharap inspektorat Papua Barat tidak hanya fokus pada temuan utama tetapi menggali kedalaman dari peristiwa ini," kata Yohanes Akwan selaku Direktur YLBH Sisar Matiti.Baca juga: 4 Terdakwa Kasus Makar asal Papua Barat Divonis 7 Bulan PenjaraDia mempertanyakan apakah dalam proses di Inspektorat Papua Barat, para penyidik melakukan penyitaan barang bukti termasuk alat bukti data dan informasi yang dimiliki para pelaku dan korban."Apakah penyidik di inspektorat menyita barang bukti dan alat bukti di kedua belah pihak atau tidak, sebab itu hal penting yang akan mengungkap tabir skandal tersebut," tegasnya.Diduga si pria merupakan pegawai di BKD memegang peran dalam data honorer sedangkan si wanita merupakan honorer di salah satu OPD.Keduanya terindikasi melakukan video call mesum dan hasil video call mesum itu terekam dan menyebar di aplikasi perpesanan.
(prf/ega)
Skandal Video Mesum, Nasib Oknum BKD dan Pegawai Honorer Pemprov Papua Barat Ditentukan Pekan Depan
2026-01-12 04:09:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:43
| 2026-01-12 03:34
| 2026-01-12 02:43
| 2026-01-12 02:27










































