Kondisi Kesehatan Fahmi Bo Usai Pulang dari Rumah Sakit

2026-02-05 02:40:56
Kondisi Kesehatan Fahmi Bo Usai Pulang dari Rumah Sakit
JAKARTA, - Aktor Fahmi Bo mengungkap kondisinya saat ini setelah dirawat di Rumah Sakit Mayapada beberapa waktu lalu.Fahmi merasa kondisinya membaik meski belum bisa berdiri secara normal.“Udah di rumah, (kondisi kesehatannya) baikan. Cuma kakinya belum bisa berdiri,” ujar Fahmi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu .Fahmi mengatakan, ia sudah mulai aktif kembali melakukan siaran langsung di TikTok.Baca juga: Dirawat Saat Sakit Jadi Alasan Fahmi Bo Putuskan Rujuk dengan Mantan Istri“Iya nih. Aku lagi live TikTok,” ucap Fahmi.Sebelumnya, Fahmi Bo mengucapkan terima kasih kepada Raffi Ahmad yang memberikan bantuan untuk pengobatannya."Assalamualaikum buat Aa. Saya mau mengucapkan terima kasih banyak. Ya Allah. Aa udah, udah, udah menolong aku, luar biasa, sangat luar biasa," kata Fahmi, dikutip dari Instagram Raffi Ahmad, Selasa .Baca juga: Masih Mau Merawat Fahmi Bo Saat Sakit, Mantan Istri: Semua Demi AnakFahmi Bo menjelaskan bahwa dua penyakit utamanya, yakni batu empedu dan tiroid, sudah disembuhkan.Oleh sebab itu, Fahmi Bo berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Raffi Ahmad.“Nah, penyakit utamanya batu empedu dan tiroidnya udah, udah hilang, udah normal tiroidnya, terus batu empedunya juga udah, udah dioperasi," kata Fahmi.Baca juga: Fahmi Bo Akan Rujuk dengan Mantan Istri, Ijab Kabul Digelar di KontrakanFahmi Bo hanya bisa memanjatkan doa terbaik untuk Raffi Ahmad dan keluarga yang telah membantunya.“Saya keluarga mengucapkan terima kasih. Terima kasih banyak buat Aa Raffi dan buat keluarga besar Aa," ucap Fahmi.Dalam video yang dibagikan, Fahmi Bo tampak sudah beranjak dari tempat tidurnya dengan bantuan tim medis.Baca juga: Fahmi Bo Ungkap Anak Restui Rujuk dengan Mantan Istri, Asalkan Satu Syarat TerpenuhiSebagai informasi, Fahmi Bo mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah sebelumnya dibawa dan dibantu oleh presenter Raffi Ahmad.Hal ini dilakukan Raffi setelah menjenguk Fahmi di kediamannya.Melihat kondisi Fahmi, Raffi menawarkan bantuan pengobatan penuh dan menanggung seluruh biayanya.Baca juga: Fahmi Bo Ungkap Respons Mantan Istrinya Saat Diajak Rujuk, Singgung Anak-anakTak sampai di situ, ia juga berjanji akan membantu mencarikan pekerjaan setelah kondisi kesehatan Fahmi membaik.“Habis sehat, nanti cari kerja dibantu, yang penting sehat dulu," kata Raffi kala itu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-02-05 02:55