Cara Pakai Kondisioner yang Benar agar Rambut Tak Lepek

2026-01-12 16:32:49
Cara Pakai Kondisioner yang Benar agar Rambut Tak Lepek
JAKARTA, – Banyak orang masih salah kaprah mengenai cara memakai kondisioner, misalnya mengira produk ini harus didiamkan lama di rambut, sehingga tidak sedikit orang yang merasa malas menggunakannya. Padahal, kondisioner memiliki peran penting untuk menjaga batang rambut tetap lembap, lembut, dan mudah diatur, terutama bagi mereka yang sering terpapar panas, polusi, atau styling harian.Trichologist sekaligus Founder of Woshday, Rey Nathanael, menjelaskan bahwa penggunaan kondisioner tidak serumit yang dibayangkan. “Banyak orang malas pakai conditioner karena bikin lepek atau malas tunggu lama karena harus didiamkan beberapa menit,” ujar Rey dalam acara Grand Launch of Woshday di Jakarta Selatan, Selasa .Baca juga: Shampo dengan SLS Tak Cocok untuk Rambut Diwarnai?/DEVI PATTRICIA Hairstylist, Trichologist sekaligus Founder of Woshday, Rey Nathanael dalam Grand Launch of Woshday di Jakarta Selatan, Selasa .Banyak orang mengira bahwa semakin lama kondisioner dibiarkan menempel pada rambut, semakin baik hasilnya. Namun, menurut Rey, hal tersebut justru membuang waktu dan tidak memberikan manfaat tambahan yang signifikan.“Memakai kondisioner pun tidak perlu didiamkan lama sampai 3 menit, padahal hanya 10 sampai 30 detik saja sudah cukup. Terpenting kondisionernya merata saja dan langsung bilas,” jelasnya.Dengan kata lain, fungsi kondisioner tidak bergantung pada lamanya waktu pemakaian, melainkan pada cara mengaplikasikannya. Baca juga: Cara Merawat Rambut Rusak akibat Catok dan Bleaching ala Rey NathanaelKesalahpahaman lain muncul karena banyak orang menyamakan kondisioner dengan masker rambut. Padahal, kedua produk ini memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.Celebrity hairstylist itu menjelaskan, masker rambut memang perlu didiamkan beberapa menit agar kandungannya dapat terserap ke dalam batang rambut secara optimal. Namun, konditioner tidak bekerja dengan cara yang sama.Rey menegaskan, kondisioner merupakan bagian penting dari perawatan rambut.  Tanpa conditioner, batang rambut akan kehilangan kelembapannya dan lebih mudah rusak.“Pastinya setiap kali keramas harus pakai conditioner. Sebab, fungsi shampo dan conditioner berbeda. Kalau shampo fokus pada kulit kepala, sedangkan conditioner untuk batang rambut,” katanya.Shampo bekerja membersihkan minyak, debu, dan kotoran, khususnya yang ada di permukaan kulit kepala. Baca juga: Mengapa Rambut Lepek Setelah Pakai Conditioner? Ini Kata AhliAgar rambut tidak cepat lepek setelah memakai kondisioner, cara aplikasinya juga harus diperhatikan.  Gunakan  setelah shampo yang fokus membersihkan kulit kepala.Kemudian, aplikasikan hanya pada batang rambut mulai dari tengah hingga ujung rambut, bukan kulit kepala. Kondisioner yang menempel di kulit kepala berpotensi membuat rambut cepat berminyak.Setelah itu, langsung bilas dan  pastikan tidak ada residu yang tertinggal. Dengan langkah tersebut, kondisioner akan bekerja maksimal tanpa membuat rambut kehilangan volumenya.Baca juga: 4 Masalah Rambut yang Sering Dialami Orang Indonesia Menurut Rey Nathanael


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-12 14:42