Bengkulu Belum Tuntas Atasi Antrean BBM yang Mengular, Warga: Perjuangan Berat...

2026-01-11 15:11:54
Bengkulu Belum Tuntas Atasi Antrean BBM yang Mengular, Warga: Perjuangan Berat...
BENGKULU, - Provinsi Bengkulu belum beres dalam menyelesaikan antrean bahan bakar minyak (BBM).Sebelumnya, Pertamina menyebutkan stok di Bengkulu dalam kondisi aman serta antrean di sejumlah SPBU mulai terurai.Pantauan Kompas.com, setidaknya di tiga kabupaten antrean tetap terjadi.Di Kabupaten Kaur, antrean mengular terpantau di SPBU Aur Ringit, Kecamatan Tanjung Kemuning, pada Minggu .Baca juga: Keluh Warga Kaur Bengkulu Dapatkan BBM: Saat Parah Antrean 3 Jam, kalau Normal 1 Jam"Antrean memang mulai normal sejak beberapa hari terakhir. Biasanya, kalau lagi parah, antre untuk dapat minyak bisa lebih dari tiga jam. Namun, sekarang satu jam antre untuk dapat minyak itu normal di Kaur," kata warga Kabupaten Kaur, Ibrahim, kepada Kompas.com melalui telepon, Minggu.Ibrahim mengatakan, hampir tiap pagi dirinya bekerja sebagai kurir pengantar barang menggunakan mobil.Kebutuhan terhadap BBM setiap hari ia perlukan."Hari ini saya mengantre di SPBU Aur Ringit, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur. Sudah hampir satu jam antrean, tetapi masih belum dapat pertalite," jelasnya.Di Kabupaten Seluma, tepatnya di SPBU Tais, antrean lebih dari 1 kilometer terpantau.Warga membutuhkan waktu lebih dari sejam untuk mengisi BBM."Antrean panjang lebih dari 1 kilometer. Untuk dapat minyak perlu waktu sejam. Ini setiap hari terjadi," kata Anton, seorang pengemudi mobil.Baca juga: Penimbun BBM di Bengkulu Segera Ditindak, Identitas Sudah TeridentifikasiDi Kabupaten Mukomuko, antrean juga terlihat di SPBU Kecamatan Lubuk Pinang."Antrean memang sudah agak sedikit berkurang, tetapi tetap saja untuk dapat BBM perjuangannya berat. Minimal sejam baru tangki mobil dapat giliran," kata Dedi, pemilik kendaraan roda empat.Antrean, kata Dedi, nyaris terjadi di seluruh SPBU di Mukomuko setiap hari, terutama kendaraan yang membutuhkan pertalite dan truk.Warga Bengkulu mengatakan, Pertamina jangan hanya mengamankan SPBU di dalam Kota Bengkulu.


(prf/ega)