Citra Satelit Bongkar Pabrik Pengayaan Uranium Baru Korea Utara

2026-02-05 01:52:27
Citra Satelit Bongkar Pabrik Pengayaan Uranium Baru Korea Utara
- Citra satelit terbaru mengungkap bahwa Korea Utara sedang membangun fasilitas atau pabrik pengayaan uranium baru di kompleks nuklir Yongbyon.Temuan ini dianalisis oleh lembaga pemantau 38 North yang berbasis di Washington, setelah meninjau gambar satelit dari Oktober hingga November 2025."Citra satelit komersial Pusat Penelitian Ilmiah Nuklir Yongbyon Korea Utara dari Oktober dan November 2025 menunjukkan berlanjutnya upaya modernisasi dan perluasan di seluruh lokasi," demikian menurut laporan 38 North sebagaimana dilaporkan Anadolu, Senin ."Yongbyon memainkan peran penting dalam produksi bahan nuklir negara untuk program persenjataan, sebagai satu-satunya produsen plutonium dan sumber uranium yang diperkaya yang signifikan," lanjut laporan tersebut.Laporan itu juga menyatakan adanya aktivitas terbanyak di lokasi dugaan pengayaan uranium di timur laut laboratorium radiokimia sejak awal tahun ini.Mereka menyimpulkan, Pyongyang terus melakukan modernisasi besar-besaran di pusat penelitian nuklir.Baca juga: Detik-detik Jerman Hancurkan Dua Menara Pendingin Pembangkit Listrik Tenaga NuklirDilansir dari Independent, Rabu , pengembangan nuklir ini sejalan dengan perintah Kim Jong Un untuk meningkatkan persenjataan nuklir secara eksponensial pada 2025.Fasilitas baru tersebut memiliki struktur dua lantai dengan aula panjang sekitar 120 x 47 meter.Bangunan tersebut mirip dengan desain pabrik pengayaan Kangson, sebuah lokasi rahasia lain yang diduga kuat menjadi bagian penting program senjata nuklir Korea Utara.Dalam gambar satelit, para analis melihat enam unit penukar panas yang baru dipasang di sisi tenggara bangunan.Perangkat tersebut biasanya digunakan untuk menstabilkan suhu sentrifus, tanda bahwa instalasi bagian dalam fasilitas kemungkinan sudah dalam tahap lanjutan.Baca juga: Iran Umumkan Akhiri Perjanjian Nuklir JCPOA, Apa Dampaknya bagi Dunia?Sementara, koridor penghubung dan bangunan pendukung terus dibangun.Area di sekitar kompleks juga tampak diratakan dan dipersiapkan, meski tujuan akhirnya masih belum jelas.Perluasan ini berlangsung paralel dengan pembaruan besar di seluruh kompleks Yongbyon, satu-satunya lokasi produksi plutonium yang diketahui di Korea Utara.Aktivitas baru tersebut dinilai konsisten dengan arahan Kim Jong Un pada Januari lalu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-05 02:08