Mengapa Jadwal CPNS 2026 Belum Ada? Ini Penjelasan Pemerintah

2026-02-04 04:06:54
Mengapa Jadwal CPNS 2026 Belum Ada? Ini Penjelasan Pemerintah
- Seleksi CPNS 2026 masih menjadi perhatian lulusan baru dan pencari kerja yang ingin masuk aparatur sipil negara. Pemerintah telah membuka peluang rekrutmen pada 2026, termasuk bagi fresh graduate. Namun hingga kini, jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026 belum ditetapkan. Kondisi ini terjadi karena pemerintah masih menyelesaikan tahapan seleksi sebelumnya sekaligus menyiapkan perencanaan kebutuhan aparatur di berbagai instansi.Baca juga: Cara Login Akun SSCASN BKN untuk Persiapan CPNS 2025 LengkapPemerintah menyampaikan bahwa pembahasan CPNS 2026 belum bisa dilakukan sepenuhnya karena prioritas masih diberikan pada penyelesaian seleksi CASN 2024. Tahapan tersebut mencakup pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masih berjalan.Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan bahwa selama ini pemerintah banyak berfokus menyelesaikan tenaga honorer sebelum membuka rekrutmen baru."Kemarin kan kita memang banyak fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer. Ke depannya saya sih berharap saya bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi," kata Rini dikutip dari Kompas.com, Kamis .Baca juga: CPNS 2025 Kapan Dibuka? Intip Proses dan PersyaratannyaSelain menyelesaikan seleksi sebelumnya, pemerintah juga meminta setiap kementerian dan lembaga melakukan analisis kebutuhan aparatur sipil negara. Analisis ini dilakukan untuk melihat jabatan mana yang benar-benar membutuhkan pengisian baru.Rini menjelaskan bahwa analisis tersebut disesuaikan dengan strategi pembangunan lima tahun ke depan. Proses serupa juga dilakukan oleh kementerian dan lembaga baru yang dibentuk pemerintah sebagai bagian dari perencanaan regenerasi ASN.Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa pembukaan seleksi CPNS 2026 sangat bergantung pada pengajuan formasi dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Tanpa usulan formasi, seleksi tidak dapat dibuka.Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu permintaan resmi tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 03:57