Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

2026-01-12 04:39:56
Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025
- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendukung kegiatan Pelatihan Dewan Hakim yang digelar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang di Hotel Candi Indah Semarang, Selasa . Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kota Semarang yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 November 2025. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Budi Prakosa menegaskan, LPTQ harus memastikan bahwa dengan latar yang beragam, dewan hakim perlu menyamakan persepsi agar meminimalkan unsur subjektivitas. “Diksi dewan hakim selain bertanggung jawab kepada panitia, juga bertanggung jawab secara moral kepada Allah,” ujarnya saat membuka acara. Pemkot Semarang pun memberikan apresiasi kepada LPTQ Kota Semarang atas inovasi yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas. Baca juga: Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per DetikPemkot Semarang juga mendukung kegiatan tersebut guna menyongsong pelaksanaan MTQ tingkat Kota Semarang, MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan MTQ tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Kota Semarang. Dukungan itu diberikan dalam bentuk pendanaan, fasilitasi, dan sarana prasarana akan diberikan untuk menunjang kegiatan LPTQ Kota Semarang. Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang Labib menyampaikan, salah satu tujuan kegiatan itu adalah untuk menyamakan persepsi seluruh dewan hakim.Dia menjelaskan, untuk menyeleksi juara MTQ yang berkualitas di Kota Semarang, persepsi seluruh dewan hakim MTQ harus sama, baik di tingkat kecamatan maupun kota.Labib menambahkan, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah objektivitas dan profesionalisme dewan hakim MTQ dalam melaksanakan tugas. Baca juga: Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM“Kami harap yang menjadi juara di masing-masing MTQ adalah orang yang memang benar-benar mempunyai kompetensi yang unggul dan bermental juara,” katanya.Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Semarang Muhammad Ahsan menekankan pentingnya kompetensi yang dimiliki dewan hakim, baik kompetensi materi maupun kompetensi penilaian. Menurutnya, Pemkot Semarang telah mendukung penuh kegiatan LPTQ Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas MTQ di Kota Semarang. Dia juga mendorong agar LPTQ Kota Semarang dan LPTQ Kecamatan merapatkan barisan, mengingat target Kota Semarang adalah mempertahankan Juara Umum pada ajang MTQ tingkat Jateng.Adapun muatan utama kegiatan tersebut adalah para peserta dibagi menjadi tiga kelompok materi sesuai dengan kompetensinya masing-masing, yakni tilawah, tahfidz, dan tartil. Baca juga: Pengamat Transportasi: Armada Trans Semarang Sudah Enggak Layak, Saatnya GantiSalah satu peserta Pelatihan Dewan Hakim, Ismaisaroh, mengapresiasi kegiatan tersebut.“Yang penting untuk memberikan bekal bagi dewan hakim agar menjalankan tugas dengan professional,” ujarnya. Ismaisaroh berharap, Pelatihan Dewan Hakim MTQ Kota Semarang dapat digelar lebih sering dan lebih baik lagi sesuai kategori lomba masing-masing.“Ini juga supaya kafilah yang dikirim untuk MTQ tingkat Provinsi Jateng dapat menghasilkan juara umum seperti MTQ tahun kemarin,” katanya.


(prf/ega)