JAKARTA, - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama PTPN dan sejumlah pelaku usaha, termasuk Bobocabin Gunung Mas, melakukan penanaman 15.000 pohon di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung serta memperkuat pengelolaan lingkungan berkelanjutan di kawasan wisata Puncak.Penanaman pohon dilakukan secara serentak bersama masyarakat, sebagai langkah awal memperkuat daya serap air dan menstabilkan fungsi ekologis kawasan Puncak.Baca juga: Peruri Tanam 2.000 Pohon Mangrove di Perairan Tanjung Pakis KarawangMenteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen semua pihak terhadap pemulihan kawasan Puncak yang berperan penting bagi kelestarian DAS Ciliwung.“Ekosistem Puncak memiliki peran yang sangat vital untuk ekosistem di bawahnya. Karena itu, landasan untuk mengembalikan fungsi tata lingkungan di kawasan ini menjadi penting. Berbagai metode akan terus kita diskusikan, mulai dari teknik vegetatif seperti penanaman yang kita lakukan hari ini,” ujar Hanif dalam keterangannya.Hanif menambahkan, momentum pemulihan ini menjadi bagian dari proses perbaikan tata kelola kawasan Puncak secara menyeluruh.Ia menjelaskan, rencana pencabutan sanksi administratif terhadap 18 Kerja Sama Operasional (KSO) PTPN merupakan langkah lanjutan setelah adanya komitmen bersama dalam pemulihan lingkungan.Baca juga: PLTS Rokan Pertamina Hemat Rp 50 Miliar per Tahun, Kurangi Emisi Setara 1 Juta PohonMenurutnya, pemerintah ingin memastikan bahwa kegiatan ekonomi di kawasan Puncak dapat berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan konservasi lingkungan.Anggota Komisi V DPR RI, Mulyadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa proses pencabutan sanksi terhadap sejumlah KSO PTPN kini memasuki tahap akhir koordinasi.“Dalam waktu tidak lama lagi, tinggal masalah administrasi untuk kemudian segel-segelnya akan dicabut. Mudah-mudahan minggu depan sudah dicabut,” kata Mulyadi.Dalam kegiatan penanaman pohon itu, Bobobox melalui unit usahanya, Bobocabin Gunung Mas, ikut berpartisipasi sebagai bagian dari KSO PTPN yang menjalankan usaha ekowisata di kawasan Puncak.Baca juga: Harga Coklat Dunia Melambung, Prabowo Instruksikan Peremajaan Pohon Kakao Indonesia “Penanaman pohon, pembuatan biopori, peningkatan serapan air, dan perbaikan tutupan lahan adalah beberapa langkah yang kami jalankan sebagai bagian dari komitmen menjaga kawasan tempat kami beroperasi. Jadi ketika arahan dari KLH ini disampaikan, kami melihatnya sebagai langkah yang sejalan dan saling menguatkan,” ujar Co-Founder & President Bobobox, Antonius Bong.Antonius menjelaskan, inisiatif ini selaras dengan konsep akomodasi ramah lingkungan yang diterapkan Bobocabin sejak awal. Setiap pengembangan fasilitas dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan agar ekosistem di sekitar kawasan tetap terjaga.Ia juga mengapresiasi kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup serta dukungan dari pemerintah pusat dan daerah yang terus mendorong pemulihan kawasan Puncak melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis ekologi.“Upaya seperti ini sangat positif karena melibatkan pelaku usaha secara langsung dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,” ujar Antonius.
(prf/ega)
KLH Tanam 15.000 Pohon di Puncak, Bobocabin Gunung Mas Ikut Ambil Bagian
2026-01-12 11:20:10
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:43
| 2026-01-12 10:06
| 2026-01-12 09:50
| 2026-01-12 09:49










































