Leader NWS Kebumen jadi Tersangka Penipuan, Janjikan Untung Harian Rp 8 Juta

2026-01-12 05:11:28
Leader NWS Kebumen jadi Tersangka Penipuan, Janjikan Untung Harian Rp 8 Juta
KEBUMEN, – Polres Kebumen menetapkan seorang perempuan berinisial N (29) sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok investasi New World Sport (NWS).Tersangka berperan sebagai leader lokal yang menjanjikan keuntungan harian Rp 8 juta. Polisi menduga ada lebuh dari 1.000 korban.Penetapan tersangka diumumkan Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri, dalam konferensi pers di Mapolres Kebumen, Kamis .Polisi menyatakan bahwa berdasarkan hasil penyidikan, N aktif melakukan penghimpunan dana masyarakat tanpa legalitas dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat.Namun, kapolres mengatakan masih mendalami terkait keterlibatan pihak lain.Baca juga: OJK: Banyak Ibu Rumah Tangga di Aceh Jadi Korban Pinjol Ilegal dan Ivestasi Bodong“Kami masih melakukan pendalaman apakah ada pihak lain yang berperan sebagai pengendali sistem maupun aliran dana,” ujar AKBP Eka Baasith Syamsuri dalam keterangan resminya.Tersangka merupakan warga Klirong dan bekerja sebagai karyawan swasta.Ia disebut sebagai leader lokal jaringan NWS yang berperan merekrut anggota melalui pertemuan tatap muka, promosi daring, hingga acara tasyakuran kenaikan level keanggotaan.Kepada calon investor, N menjanjikan keuntungan harian hingga lebih dari Rp 8 juta dalam kurun waktu 15 hari dengan modal Rp15 juta.Baca juga: Dulu TKW di Taiwan, Pulang ke Kebumen Jadi Leader Investasi NWS, Kini Jadi TersangkaIa juga mengeklaim anggota dapat menarik modal penuh bila diberhentikan dan menyatakan NWS tidak akan tutup atau bangkrut."Polisi menilai pola tersebut sebagai skema penipuan investasi klasik, yakni menjanjikan keuntungan tidak wajar dengan imbal hasil cepat," kata Kapolres.Kasus mencuat setelah anggota NWS tidak lagi dapat menarik dana maupun mengakses aplikasi sejak 6 November 2025.Warga yang resah kemudian mendatangi kantor NWS di Jalan Kejayan No. 56, Desa Muktisari, Kebumen.Polisi menduga jumlah korban bisa lebih dari seribu orang. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.Baca juga: Hujan Deras, Longsor, dan Pohon Tumbang Timpa 2 Rumah Warga di Kebumen "Masih kita dalami sejauh mana banyaknya korban penipuan ini," katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

| 2026-01-12 05:24