Prospek Cuaca 23–29 Desember 2025, Ini Wilayah Rawan Hujan Lebat dan Angin Kencang

2026-01-12 05:00:48
Prospek Cuaca 23–29 Desember 2025, Ini Wilayah Rawan Hujan Lebat dan Angin Kencang
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca selama seminggu ke depan, tepatnya untuk 23-29 Desember 2025.Menurut prospek cuaca tersebut, sejumlah wilayah berpotensi dilanda hujan ringan hingga sangat lebat serta angin kencang.BMKG mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk selalu waspada terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.Menjelang hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi dampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.“Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun,” terang BMKG dikutip dari laman resminya.BMKG menyediakan layanan informasi cuaca khusus untuk jalur perjalanan (Digital Weather for Traffic/DWT) yang telah terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi cuaca sepanjang perjalanan mulai dari lokasi awal hingga tujuan yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna.Layanan DWT tersebut telah tersedia di aplikasi mobile infobmkg atau dapat dengan mudah diakses melalui web https://signature.bmkg.go.id/dwt/.BMKG memastikan informasi akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan cuaca, sehingga masyarakat dapat terus beraktivitas dengan lebih aman dan percaya diri.Baca juga: Indonesia Tak Lagi Aman dari Siklon Tropis, Apa Penyebabnya?BMKG memprakirakan, fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal akan berperan signifikan dalam mempengaruhi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.Pada skala global-regional, tercatat adanya perambatan seruakan dingin (cold surge) dari Asia menuju Indonesia.Kondisi tersebut memicu peningkatan intensitas hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.Kemudian BMKG menilai, kondisi suhu muka laut yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan di berbagai perairan Indonesia.Kondisi La-Nina lemah juga ikut meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian timur.Baca juga: Mengapa Awan Mendung Bisa Terlihat Terang Saat Malam?Tak hanya itu, terdapat kombinasi antara Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer yang aktif di beberapa wilayah.


(prf/ega)