JAKARTA, - Komisioner Kompolnas Choirul Anam atau Cak Anam mengatakan bahwa sejak awal pihaknya memang meminta diperhatikan kinerjanya.Cak Anam tak masalah jika Kompolnas dinilai tidak efektif oleh Manager Hukum dan Pembelaan WALHI Nasional, Teo Reffelsen, dalam mengawasi kepolisian."Dalam momen reformasi ini atau transformasi ini memang sejak awal kami Kompolnas juga meminta untuk diperhatikan. Menjadi bagian yang ditransformasi atau direformasi," kata Cak Anam kepada Kompas.com, Kamis .Cak Anam pun menerangkan bagian mana dari Kompolnas yang mesti direformasi, khususnya mengenai karakter independensi.Baca juga: Kompolnas Dinilai Tidak Efektif, Tim Reformasi Polri Diminta Bentuk Pengawas Eksternal IndependenMenurutnya, tanpa karakter tersebut, Kompolnas tak akan bisa memastikan kepolisian menjadi profesional dan kredibel."Karena tanpa pengawasan yang independen, dia tidak akan bisa memastikan kepolisian kita menjadi kepolisian yang profesional dan kredibel," tutur Cak Anam.Ia pun sepakat jika pengawasan kepolisian memang perlu diperkuat, baik dari eksternal maupun internal.Adapun pihak eksternal dari Kompolnas dan internal dari pihak Propam Polri."Agar pengawasan ini memiliki efektivitas dalam melakukan pengawasan, tanpa pengawasan yang efektif, ya susah untuk membayangkan memastikan kepolisian kita bekerja dengan baik, bekerja dengan profesional, dan tidak merugikan masyarakat," jelasnya.Ia menutup pernyataan dengan menyetujui penguatan pengawasan eksternal dan internal menjadi bagian penting dalam agenda reformasi Polri.Baca juga: Kompolnas Sebut Polisi Aktif Boleh Duduki Jabatan Sipil, Jika...Diberitakan sebelumnya, Tim Percepatan Reformasi Polri diminta membentuk badan pengawas eksternal Kepolisian yang independen.Pasalnya, keberadaan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) saat ini tidak efektif untuk mengawasi polisi.Usulan ini disampaikan oleh Manager Hukum dan Pembelaan WALHI Nasional, Teo Reffelsen, dalam audiensi yang digelar Tim Percepatan Reformasi Polri bersama sejumlah aktivis lingkungan."Kita juga meminta supaya tim percepatan reformasi polisi ini juga tidak hanya mereformasi polisi secara institusional, tapi juga menyiapkan satu badan pengawas eksternal yang independen, imparsial, dan tidak diisi oleh anasir-anasir kepolisian," ujar Teo usai audiensi di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu .Baca juga: Komisi III Singgung Kakorlantas Harus Bintang 3, Polantas Tepuk Tangan RiuhDiharapkan badan baru bentukan Tim Reformasi Polri ini dapat melakukan pengawasan baik untuk Kepolisian di tingkat pusat hingga daerah."Sehingga kemudian badan pengawas eksternal inilah nanti diberikan kewenangan yang kuat untuk mengawasi polisi, kemudian juga diberikan struktur-struktur sampai ke daerah-daerah dan diberikan anggaran yang kuat supaya kemudian ke depan pengawasan polisi jadi lebih efektif dan berkeadilan," lanjutnya.
(prf/ega)
Dinilai Tidak Efektif oleh Walhi, Kompolnas: Sejak Awal Kami Memang Minta Diperhatikan
2026-01-11 18:12:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:15
| 2026-01-11 21:52
| 2026-01-11 21:25
| 2026-01-11 21:11
| 2026-01-11 20:27










































