Tuntut Revisi Kebijakan Upah 2026, Massa Buruh Bandung Barat Bergerak ke Jakarta

2026-01-16 18:22:56
Tuntut Revisi Kebijakan Upah 2026, Massa Buruh Bandung Barat Bergerak ke Jakarta
BANDUNG BARAT, – Massa buruh dari Kabupaten Bandung Barat dan wilayah Bandung Raya berangkat ke Jakarta untuk menuntut revisi kebijakan upah 2026 yang dinilai mengabaikan kebutuhan hidup layak pekerja, Selasa .Keberangkatan massa buruh tersebut merupakan bagian dari aksi unjuk rasa nasional sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 yang diputuskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.Ratusan buruh dari Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, dan daerah lain di Bandung Raya berkumpul di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, sebelum bergerak menuju Jakarta menggunakan kendaraan bermotor.Massa aksi berasal dari berbagai serikat buruh yang tergabung dalam koalisi enam federasi, di antaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), serta sejumlah serikat lainnya.“Aksi ke Jakarta merupakan bentuk kekecewaan buruh terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait penetapan UMSK 2026,” ujar Sekretaris DPW FSPMI Jawa Barat, Dede Rahmat di Padalarang, Selasa .Baca juga: Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2Menurut Dede, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebelumnya telah merekomendasikan 21 sektor UMSK berdasarkan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan.“Namun saat ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat, hanya lima sektor yang disetujui. Dari 21 sektor yang direkomendasikan, sebagian besar diabaikan. Ini jelas mengecewakan buruh,” ucap Dede.Pada 2026 UMSK di Kabupaten Bandung Barat justru dihapuskan.Padahal, pada tahun sebelumnya masih terdapat UMSK untuk dua sektor, yakni perusahaan kimia farmasi dan perusahaan padat karya.“Di tahun ini, 21 UMSK dihilangkan. Artinya buruh tidak mengalami kenaikan upah sektoral. Kondisi ini memicu kegelisahan dan kekecewaan di kalangan pekerja,” kata Dede.Dede menilai, kebijakan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil industri di daerah serta mengabaikan aspirasi buruh dan pemerintah kabupaten/kota.Baca juga: Buruh Jabar Demo di Jakarta, Said Iqbal: Dedi Mulyadi Langgar Perintah PresidenKarena itu, serikat buruh memilih melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional dengan menyasar Istana Presiden di Jakarta.“Aspirasi buruh dan rekomendasi daerah diabaikan. Kami akan terus berjuang sampai ada keadilan bagi pekerja,” katanya. Dalam aksi tersebut, Polres Cimahi melakukan pengawalan ketat terhadap keberangkatan massa buruh.Sebanyak 76 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan perjalanan sekitar 200 buruh perwakilan yang berangkat menuju Jakarta.Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra mengatakan, pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan fasilitasi kepolisian agar penyampaian aspirasi buruh berlangsung aman dan tertib.“Kami menyiapkan personel dan kendaraan pengawalan untuk memastikan perjalanan berjalan lancar, ujar Niko.Selama perjalanan dari Bandung Barat menuju Jakarta, ratusan buruh diminta untuk mematuhi aturan lalu lintas atau mengganggu pengguna jalan lain."Kami juga mengimbau peserta aksi agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan, baik saat berangkat maupun saat kembali,” kata dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 17:05