Pemkot Kupang NTT Bagikan Pembalut Gratis, Cegah Siswi Absen Sekolah

2026-01-12 04:31:26
Pemkot Kupang NTT Bagikan Pembalut Gratis, Cegah Siswi Absen Sekolah
KUPANG, — Pemerintah Kota Kupang membagikan pembalut gratis kepada siswi SMP Negeri 11 Kupang serta warga Kelurahan Fatukoa dan Naioni melalui Program Ina Kasih, Kamis .Program ini ditujukan untuk menekan kemiskinan menstruasi yang masih dialami keluarga prasejahtera.Baca juga: Eks Dirut Bank NTT Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Buntut Investasi Rp 50 MiliarWakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, mengatakan keterbatasan ekonomi sering membuat perempuan, termasuk anak sekolah, harus memilih antara membeli pembalut atau memenuhi kebutuhan pokok.Kondisi tersebut berdampak pada kehadiran siswi di sekolah.“Menstruasi tidak boleh menjadi alasan anak perempuan absen dari sekolah. Ini soal martabat dan kemanusiaan,” ujar Serena, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu .Baca juga: 2 WN China Ditangkap karena Jual Rokok di NTT, Negara Rugi Hingga Rp 20 MiliarIa menjelaskan, bagi keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 800.000 per bulan, biaya pembalut bisa menjadi beban serius.Terutama jika terdapat lebih dari satu perempuan usia produktif dalam rumah tangga.“Banyak perempuan, termasuk adik-adik kita, dihadapkan pada pilihan sulit, membeli pembalut atau memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya.Ia mencontohkan, harga pembalut sekitar Rp 26.000 per pak mungkin terasa ringan bagi sebagian orang.Namun bagi keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 800.000 per bulan, angka tersebut bisa menyerap porsi belanja bulanan yang tidak kecil.Baca juga: Ada Bibit Siklon 93S, BMKG Imbau Bali hingga NTT Waspada Cuaca BurukMelalui Program Ina Kasih, anggaran tersebut diharapkan dapat dialihkan untuk kebutuhan pangan.Selain menyerahkan bantuan, Serena juga memotivasi para siswi agar tetap fokus pada masa depan dan tidak terpengaruh tekanan media sosial.Ia menekankan pentingnya keberanian bermimpi dan bekerja keras sejak usia muda.Baca juga: Soal Hukuman Terdakwa Kematian Prada Lucky, Aktivitas Perempuan NTT: Itu Belum SetimpalPlt Kepala SMPN 11 Kupang, Emmanuella Mariella Ibo, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap siswi dari keluarga prasejahtera.Ia menyebut program tersebut sangat membantu kebutuhan siswa, terutama di tengah keterbatasan ekonomi orang tua.Kegiatan juga dilanjutkan dengan pertemuan bersama mama-mama di Fatukoa dan Naioni, yang diisi dengan pesan solidaritas perempuan serta sosialisasi layanan pengaduan kekerasan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A).Pemkot Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan nyata warga.Khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas hidup.


(prf/ega)