Kebakaran di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, 28 Pemadam Kebakaran Diterjunkan

2026-02-02 04:01:54
Kebakaran di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, 28 Pemadam Kebakaran Diterjunkan
JAKARTA, – Kebakaran melanda salah satu ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca Raya, Petogogan, Kebayoran Baru, pada Minggu pagi.Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal menyebut laporan kejadian pertama kali diterima sekitar pukul 06.24 WIB.Kejadian bermula ketika petugas pemadam yang sedang piket di Pos Wali Kota dikagetkan oleh suara dentuman keras dari area utilitas gedung."Kronologisnya petugas pemadam Pos Walikota mendengar suara ledakan di area genset gedung, kemudian mendatangi ruangan genset trafo," jelas Asril saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.Baca juga: Pemkot Jaksel Akan Gelar Perayaan Tahun Baru di Sentra Hewan dan Kuliner Lenteng AgungMendengar ledakan tersebut, personel yang berada di Gedung Wali Kota Jaksel langsung melakukan upaya tanggap darurat untuk mencegah api merembet ke area lain."Sebanyak enam personel Wali kota merapat ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan melakukan pemadaman," kata Asril.Total tujuh unit mobil dan 28 personel pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk melakukan operasi pemadaman."Unit tiba pukul 06.26 WIB, awal pemadaman pukul 06.27 WIB, dan api berhasil dilokalisir pukul 06.30 WIB," jelas Asril.Baca juga: Kebakaran di Grogol Petamburan Hanguskan 8 Bangunan, 109 Warga MengungsiProses pendinginan pun selesai pada pukul 06.50 WIB, menandakan selesainya operasi pemadaman."Saat ini (status) hijau, pemadaman sudah selesai. Objek yang terbakar ruangan genset trafo," kata dia.Objek yang terbakar diketahui merupakan ruangan genset trafo dengan luas area sekitar 6 x 4 meter di dalam gedung Pemkot Jaksel.Berdasarkan penelusuran petugas di lapangan, sumber api berasal dari trafo di ruang genset yang mengalami gangguan operasional.Baca juga: Nasib Pedih Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Menyambung Hidup di Tengah Puing Kebakaran"Setelah ditelusuri, trafo gedung terjadi overhead (panas berlebih) sehingga mengeluarkan asap dan percikan api," jelas Asril.Api pun berhasil dipadamkan sebelum merembet ke ruangan lain. Asril juga memastikan tidak ada korban dalam insiden kebakaran ini.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-02 02:46