BANDUNG, — Warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diminta segera mengungsi ke tempat lebih aman.Imbauan tersebut dikeluarkan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyusul potensi terjadinya longsor susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria menyatakan, kawasan tersebut masih dalam kondisi labil dan berisiko mengalami gerakan tanah lanjutan.“Mengingat curah hujan yang masih tinggi dan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa serta kerugian harta benda yang lebih besar, masyarakat diminta segera menjauhi area rawan dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” ujar Lana dalam keterangannya, Senin .Baca juga: Badan Geologi Ungkap Penyebab Longsor Arjasari Bandung: Lereng Curam dan Curah Hujan TinggiLana juga mengingatkan tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR) agar mengutamakan keselamatan personel.Ia menekankan agar petugas menghentikan pencarian saat hujan deras maupun sesaat setelahnya, karena lereng di sekitar lokasi masih berpotensi longsor.Untuk rumah-rumah yang rusak berat akibat tertimbun material longsor, Badan Geologi merekomendasikan relokasi permanen ke wilayah yang dinilai aman dari ancaman gerakan tanah.Lebih lanjut, pemerintah daerah didorong untuk memasang rambu-rambu peringatan rawan longsor dan menyiapkan jalur evakuasi di sekitar lokasi terdampak.“Patuhi seluruh arahan petugas dan lakukan pemantauan rutin agar potensi gerakan tanah dapat terdeteksi lebih dini,” kata Lana.Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat per 6 Desember 2025 pukul 13.00 WIB, bencana longsor di kawasan Arjasari mengakibatkan lima rumah rusak berat dan sekitar 100 rumah terdampak.Tiga warga dilaporkan masih tertimbun, satu orang luka-luka, dan sekitar 400 warga terpaksa mengungsi.Longsor tersebut diperkirakan merupakan jenis longsoran rotasional yang terjadi akibat kondisi geologi lereng yang curam, tanah pelapukan yang bersifat gembur, serta drainase permukaan yang kurang baik.Hujan deras dengan durasi panjang memperparah kondisi tanah sehingga mudah runtuh.“Pada zona ini, gerakan tanah dapat terjadi terutama di lereng yang berbatasan dengan lembah sungai, tebing jalan, atau wilayah gawir,” ujar Lana.Baca juga: Wakil Ketua DPR Janji Bangun Kembali Rumah Warga Terdampak Longsor di Arjasari BandungProses pencarian masih berlangsung setelah longsor melanda Kampung Condong pada Jumat akibat hujan deras. Empat rumah tertimbun material longsor.
(prf/ega)
Wilayah di Bandung Ini Berpotensi Longsor Susulan, Badan Geologi Minta Warga Mengungsi
2026-01-13 00:05:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:02
| 2026-01-12 23:52
| 2026-01-12 23:29
| 2026-01-12 23:28
| 2026-01-12 21:55










































