PADANG, - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menyediakan sekitar 3,5 hektare lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi korban bencana banjir dan longsor."Kita memiliki sekitar 3,5 hektare lahan di tiga lokasi untuk dijadikan hunian tetap korban banjir," kata Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, kepada wartawan, Selasa di Padang.Desmon menjelaskan, ketiga lahan tersebut berada di Kecamatan Koto Tangah. Lokasinya berada di kawasan Bumi Perkemahan, Air Dingin, Balai Gadang; Desaku Menanti, Air Dingin, Balai Gadang; serta di belakang Kantor Camat Koto Tangah.Menurut Desmon, tanah milik Pemerintah Kota Padang di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang memiliki luas sekitar 2,98 hektare. Sementara itu, lahan di Desaku Menanti memiliki luas sekitar dua hektare, namun 1,5 hektare di antaranya telah dibangun kantor Dinas Sosial dan perumahan.Baca juga: Kondisi Belum Pulih, Pemkot Padang Perpanjang Masa Tanggap Darurat hingga 22 Desember"Sementara di belakang Kantor Camat Koto Tangah ada sekitar tiga ribu meter," jelas Desmon.Ia mengatakan, pembangunan hunian tetap tersebut masih menunggu arahan dari Wali Kota Padang, termasuk penentuan lokasi yang akan digunakan."Pihak terkait kini juga sedang mendata siapa saja yang berhak mendapat Huntap," ujar Desmon Danus.Apabila pemerintah pusat telah menetapkan kepastian pembangunan hunian tetap di Padang, proses pembangunan rumah bagi korban banjir diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat hingga lima bulan.Pembangunan hunian tetap ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk membantu korban bencana kembali menjalani kehidupan yang lebih stabil.
(prf/ega)
Pemkot Padang Siapkan Lahan 3,5 Hektare untuk Hunian Tetap Korban Banjir
2026-01-12 03:18:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:49
| 2026-01-12 03:38
| 2026-01-12 03:31
| 2026-01-12 02:38
| 2026-01-12 01:46










































