Bawen Rawan Macet, Arus Lalin Kabupaten Semarang Diprediksi Naik 60 Persen saat Nataru

2026-01-12 16:03:27
Bawen Rawan Macet, Arus Lalin Kabupaten Semarang Diprediksi Naik 60 Persen saat Nataru
UNGARAN, - Peningkatan arus lalu lintas di Kabupaten Semarang selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diprediksi naik 60 persen dibanding hari biasa.Titik kemacetan diperkirakan terjadi di wilayah Bawen, Ambarawa, dan sejumlah area wisata.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang, Djoko Noerjanto, mengatakan peningkatan arus diperkirakan terjadi di jalur konvensional dan jalan tol."Kami mengantisipasi peningkatan tersebut bisa bertambah, karena banyak obyek wisata berada di pinggir jalur utama," ujarnya, Rabu .Baca juga: Sambut Nataru, Tol Prosiwangi Ruas Gending-Paiton Dibuka 2 Pekan, Mulai 20 Desember 2025Djoko mengatakan Dishub Kabupaten Semarang mengerahkan 160 personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, baik di jalur konvensional maupun ruas tol.Para petugas nantinya juga diterjunkan di tempat wisata."Petugas juga akan ditempatkan di tempat wisata, termasuk di lokasi wisata air," ungkapnya.Menurutnya, potensi adanya kemacetan di Kabupaten Semarang terhitung tinggi karena merupakan jalur persimpangan antara Semarang-Solo-Yogyakarta."Untuk ruas Jalan Tol Semarang-Solo dan Semarang-Bawen ini juga kami siapkan, bekerja sama dengan PT Trans Marga Jateng (TMJ) dan kepolisian yang berwenang atas kondisi di ruas tol tersebut," ungkapnya.Disinggung mengenai titik rawan kemacetan, Djoko mengungkapkan ada di area Terminal Bawen dan Exit Tol Bawen, Pasar Hewan Bawen, serta Ambarawa (arah ke Yogyakarta)."Di jalan depan Pasar Hewan masih ada pengerjaan proyek pengecoran," kata dia.Baca juga: Polisi di Gresik Siapkan Parkir Gratis Selama Libur Nataru, Ini Lokasi dan Tata CaranyaIa menjelaskan, untuk menghindari potensi kemacetan di Ambarawa kendaraan menuju Magelang atau Yogyakarta bisa melintas ke Jalan Lingkar Ambarawa."Untuk menghindari potensi kemacetan di Ambarawa, kendaraan menuju Magelang atau Yogyakarta dapat melintas ke Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) dan tidak melintas di pusat kota Ambarawa," kata Djoko.Sementara itu, untuk lokasi wisata yang berpotensi menimbulkan kemacetan, ia mengatakan, ada di beberapa wilayah.Baca juga: Wali Kota Yogyakarta Sebut Parkir Liar Kronis, Siapkan 3 Kantong Tambahan Jelang NataruDi antaranya kawasan Bandungan dan tempat wisata yang berada di pinggir jalan nasional, yakni Saloka Theme Park, Dusun Semilir, dan Cimory Dairyland.


(prf/ega)