Binus Kukuhkan Doktor Baru, Risetnya Ungkap Banyak Perusahaan Belum Fokus Green Innovation

2026-01-12 07:50:18
Binus Kukuhkan Doktor Baru, Risetnya Ungkap Banyak Perusahaan Belum Fokus Green Innovation
- Bina Nusantara (Binus) University mengukuhkan Tjatur Widyantoro sebagai peraih gelar Doktor Research in Management dalam sidang senat terbuka promosi doktor di Auditorium Binus University pada Rabu .Pengukuhan gelar doktor ini dilakukan setelah Tjatur memaparkan hasil disertasinya di depan promotor, co-promotor serta penguji."Tim promotor, tim penguji dan sidang hari ini maka dan berdasarkan diskusi yang sangat panjang terjadi disenting opinion maka kita akhirnya sepakat bahwa saudara Tjatur Widyantoro dinyatakan lulus dalam ujian promosi doktor dengan nilai A," kata Ketua Sidang Prof. Arief.Dalam disertasinya, Tjatur mengangkat judul "Pengaruh Kegiatan Lingkungan, Sosial, Dan Tata Kelola Terhadap Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan Dengan Dimediasi oleh Inovasi Hijau dan Kemampuan Dinamis Hijau Dengan Menggunakan Tekanan Pemangku Kepentingan, Dan Keragaman Tim Manajemen Puncak Sebagai Anteseden."Disertasi ini dibuat dalam bimbingan promotor Prof. Toto Rusmanto, co-promotor 1 Prof. Dezie Leonda Warganegara dan co-promotor 2 Dr. Asnan Furinto.Baca juga: Dian Novita Susanto Raih Doktor IPB, Bongkar Akar Inflasi Beras dari Kacamata KelembagaanHasil penelitiannya itu pun menemukan bahwa sebenarnya masih banyak perusahaan belum fokus pada Inovasi Hijau atau Green Innovation."Kita merasa bahwa stakeholder brand sudah otomatis dia akan ke green innovation. Tapi ternyata tidak," ujar Tjatur.Kemudian yang menarik juga adalah keberagaman dalam tim atau top management team heterogeneity mempengaruhi ke sustainable competitive advantage. Selain itu, keseluruhan konsep, penelitian ini dinilai Tjatur itu bisa menjadi sesuatu yang lengkap dan mudah dimengerti oleh semua pemangku kepentingan."Bahwa the whole cluster idea tentang enam variable itu ternyata bisa dituangkan ke dalam satu konsep yang bisa dipahami," jelasnya.Tjatur pun berharap, hasil penelitiannya ini bisa bermanfaat utamanya untuk perusahaan dan memberi pemahaman bahwa Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola) atau ESG adalah keharusan di masa depan.Penggunaan ESG juga sebenarnya bisa memberikan banyak manfaat bagi perusahaan."Ini adalah genuity bahwa yang dilakukan oleh perusahaan itu adalah untuk betterment in future. Untuk anak cucu kita nanti supaya mereka juga bisa enjoy," pungkas Tjatur.Baca juga: Riwayat Pendidikan Wamentan Sudaryono yang Lulus Doktor dengan IPK 4,00


(prf/ega)