Drama Timnas Kamerun Jelang Piala Afrika 2025: Punya Dua Pelatih dan Dua Skuad

2026-01-12 05:48:50
Drama Timnas Kamerun Jelang Piala Afrika 2025: Punya Dua Pelatih dan Dua Skuad
- Drama Timnas Kamerun menuju Piala Afrika 2025 memasuki babak baru usai dikabarkan memiliki dua skuad yang berbeda.Timnas Kamerun tengah dilanda krisis paling luar biasa dalam sejarah sepak bolanya jelang laga pertama Piala Afrika 2025 melawan Gabon pada Kamis .Mengutip laporan dari BEIN Sports, Timnas Kamerun saat ini tengah terpecah akibat konflik antara Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun (FECAFOOT) Samuel Eto'o dengan pihak Kementerian Olahraga.Baca juga: Kamerun Kisruh Jelang Piala Afrika 2025, Onana Dipanggil ke Skuad Timnas TandinganMarc Brys merasa belum dipecat oleh federasi sehingga masih memimpin tim nasional. Meski Samuel Eto'o telah mengumumkan pemecatannya, Marc Brys merasa masih dipekerjakan oleh Kementerian Olahraga.Sementara itu, Samuel Eto'o telah menunjuk David Pagou sebagai pelatih baru bagi tim Singa Perkasa, dan telah menentukan 28 pemain yang berbeda untuk Piala Afrika 2025.Marc Brys menuduh Samuel Eto'o ingin mendapat perhatian di Timnas Kamerun dan menilai lebih memprioritaskan kepentingan pribadi daripada negara.Keretakan di antara keduanya bermula saat pertemuan pertama mereka dan Brys menilai Eto'o telah mencari cara untuk menyingkirkannya sejak awal. Dalam daftar pemain pilihan Eto'o untuk Piala Afrika 2025, pemain bintang seperti Andre Onana, Eric Choupo-Moting, dan Vincent Aboubakar sengaja disingkirkan.Baca juga: Onana Tak Masuk Skuad Kamerun untuk Piala Afrika, Etoo Pecat PelatihSeakan menolak untuk dipecat, Brys menanggapi dengan merilis daftar skuadnya sendiri dan menyatakan bahwa dia masih kepala pelatih yang sah kecuali ada dekrit presiden resmi yang menyatakan sebaliknya. Skenario yang belum pernah terjadi sebelumnya ini membuat para pemain, staf, dan penggemar tidak yakin siapa yang sebenarnya akan memimpin Kamerun dan skuad yang akan bermain di Piala Afrika 2025.CANAL+ Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun (Fecafoot), Samuel Eto'o, tampil di televisi untuk memberikan penjelasan mengenai tudingan miring yang diarahkan kepada negaranya di Piala Afrika 2021.Samuel Eto'o memulai masa jabatan di periode keduanya sebagai Presiden FECAFOOT dengan kebijakan kontroversial.Menurut laporan dari BSN Sports, keputusan memecat Marc Brys menjadi kebijakan Eto'o di awal kepemimpinannya pada periode kedua.Ketegangan internal selama berminggu-minggu antara FECAFOOT dan kementerian olahraga mengenai manajemen tim nasional menjadi alasan di balik pemecatan pelatih asal Belgia itu.Baca juga: Drama Timnas Kamerun Menuju Piala Afrika 2025: Pelatih Dipecat, Onana DibuangDalam sebuah rekaman video yang beredar memperlihatkan Eto'o dan Brys terlibat adu mulut yang panas pada bulan Mei 2024 lalu.FECAFOOT kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan untuk mengganti Brys telah diambil menyusul pertemuan darurat pada hari Selasa, yang diadakan oleh Eto'o karena "perilaku tidak pantas" dari Brys dan asistennya.Baca juga: Skandal Terbaru Samuel Etoo dan Federasi Kamerun, 62 Pemain Diskors Akibat Pencurian UmurSetelah kekalahan Kamerun oleh Kongo bulan lalu, Brys akhirnya digantikan oleh pelatih berusia 56 tahun David Pagou, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala klub Kamerun Coton Sport FC pada 22 September.Eto'o, yang terpilih kembali sebagai presiden FECAFOOT minggu lalu di tengah kontroversi, tampaknya bertekad untuk merestrukturisasi tim nasional beberapa saat menuju Piala Afrika 2025.


(prf/ega)