Jakarta - Setiap tahun, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan limbah minyak jelantah. Berdasarkan data dari Traction Energy Asia, volume minyak jelantah yang dihasilkan dari rumah tangga di Indonesia dapat mencapai 1,2 juta kiloliter per tahun. Dengan konsumsi minyak goreng rata-rata 5,2 juta ton per tahun, diperkirakan sekitar 2 hingga 3 juta ton minyak jelantah terbentuk dari susut 40-60% penggunaan.Pembuangan minyak jelantah secara sembarangan menimbulkan dampak serius bagi lingkungan, seperti pencemaran tanah, kerusakan unsur hara, dan pembentukan lapisan di permukaan air yang menghambat cahaya matahari serta menurunkan kadar oksigen. Selain itu, penggunaan minyak goreng berulang kali juga berbahaya bagi kesehatan karena menghasilkan senyawa karsinogenik.Namun, di balik dampak negatif tersebut, minyak jelantah memiliki potensi ekonomis yang signifikan jika dikelola dengan baik. Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah detail cara membuat lilin aroma terapi dari limbah minyak jelantah, mengubahnya menjadi produk bermanfaat. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah, menjadikannya langkah kecil berkelanjutan yang memiliki manfaat ekonomis. Jadi simak informasi selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu .Advertisement
(prf/ega)
Cara Buat Lilin Aroma Terapi dari Minyak Jelantah, Solusi Ramah Lingkungan & Bernilai Ekonomi
2026-01-12 18:59:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:07
| 2026-01-12 18:39
| 2026-01-12 17:15
| 2026-01-12 17:02










































