Mendagri Tito Terima Ucapan Selamat dari Gubernur Aceh atas Penganugerahan Gelar Adat dari Wali Nanggroe

2026-01-12 04:31:06
Mendagri Tito Terima Ucapan Selamat dari Gubernur Aceh atas Penganugerahan Gelar Adat dari Wali Nanggroe
- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima ucapan selamat dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf atas penganugerahan gelar kehormatan adat dari Wali Nanggroe Aceh.Pemberian gelar tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan pengabdian Tito sebagai Mendagri maupun saat masih menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). “Saya ucapkan selamat kepada Bapak Menteri Dalam Negeri supaya sukses dan selalu bahagia kita harapkan,” ujar Muzakir melalui siaran pers, Rabu .Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menemui Tito di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa .Baca juga: Tito Karnavian: Kebijakan Pemda Harus Berdasarkan Data dan Teori yang TerujiDalam kesempatan itu, Muzakir menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dalam upacara pengukuhan gelar adat oleh Wali Nanggroe Aceh di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Rabu.Ia berhalangan hadir karena tengah menjalankan tugas negara yang mengharuskannya bepergian ke luar kota.“Saya memohon beribu mohon maaf atas ketidakhadiran saya,” ucap Muzakir.Sementara itu, Tito mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Muzakir dan Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar yang berencana memberikan gelar adat kepadanya.Baca juga: Silaturahmi Wali Nanggroe Aceh dan Mendagri, Bahas Peran Wali Nanggroe dan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Rakyat AcehTito turut mengapresiasi kinerja Muzakir yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Gubernur Aceh.“Saya juga mengucapkan selamat atas segala penugasan yang ada di Aceh, yang saya lihat selama ini berjalan cukup lancar di bawah kepemimpinan Pak Gubernur, Pak Muzakir Manaf,” ucap Tito.Sebagai informasi, pemberian gelar tersebut merupakan wujud penghormatan atas dedikasi dan kontribusi Tito terhadap keamanan, hukum, pemerintahan, dan ketertiban di Aceh. Penganugerahan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas perhatian dan komitmen tinggi Tito dalam menjaga stabilitas, kebijakan, serta keseimbangan antara nilai adat, syariat, hukum negara, dan kearifan lokal di Aceh. Baca juga: Profil Tito Karnavian, dari Kapolri Jadi Mendagri hingga Komisi Reformasi Polri"Melalui pendekatan keilmuan, kebijakan yang berimbang, dan kepemimpinan yang visioner, Bapak telah memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan perdamaian serta keberlangsungan pemerintahan yang berkeadilan dan berkeistimewaan di Aceh," tulis Teungku Malik dalam surat undangannya kepada Tito.


(prf/ega)