Perjuangan Soleha, Pengamen Perempuan di Bogor yang Hidupi 5 Anaknya

2026-01-12 07:01:25
Perjuangan Soleha, Pengamen Perempuan di Bogor yang Hidupi 5 Anaknya
BOGOR, - Tiga tahun sudah Soleha (48) menjadi pengamen jalanan Kota Bogor.Berbekal musik dari pengeras suara di pundak, ia berjuang mencari harapan dari suara yang pas-pasan.Di momen Hari Ibu ini, tidak ada ucapan apalagi kado indah yang didapatkan. Sebab, yang ia tahu hanyalah bekerja untuk menyambung nyawa keluarga.Baca juga: Membasuh Kaki Ibu, Cara Haru Ratusan Siswa MI di Sumenep Rayakan Hari IbuKondisi suami yang sakit-sakitan memaksanya berjuang menjadi tulang punggung kelima anaknya."Suami nganggur, kadang dia kerja juga enggak kuat kerja berat. Soalnya kan dia punya penyakit kakinya. Jadi ngandelin dari saya," ucap Soleha saat ditemui Kompas.com, Senin .Soleha tinggal di rumah kontrakan milik saudaranya di Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara.Setiap hari mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, ia berjalan kaki berkilo-kilometer jauhnya mencari keramaian ditemani putri kecilnya.Bukan tanpa alasan, ia terpaksa membawa anak bungsunya itu ikut pergi mengamen di jalanan karena tidak akur dengan kakak-kakaknya."Sebenarnya dia capek. Cuma gimana ya, sama abangnya aja enggak akur. Jadi abangnya laki-laki enggak bisa jagain adiknya," tutur dia.Rasa lelah yang sesekali terucap dari bibir sang anak mengiris hatinya sebagai seorang ibu.Air matanya pun jatuh sambil mengelus rambut putrinya sekadar menguatkan akan getirnya kehidupan."Ini kemarin dia TK, Bang. Cuma dia enggak kebeli seragam, saya enggak bisa beli. Akhirnya dia malu, diledekin sama temannya jadi keluar," imbuhnya.Baca juga: Kondisi Terkini Anak yang Diduga Bunuh Ibu di MedanPenghasilannya yang hanya sekitar Rp70.000 per hari hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan makan.Bahkan, tak jarang Soleha terpaksa mengutang di warung tempat tinggalnya untuk membeli beras.Belum lagi, Soleha mengaku tengah memutar otak mencari biaya untuk menebus ijazah anaknya yang masih tertahan guna lanjut ke tingkat SMA.


(prf/ega)