Nasib Guru SD di Tegal, Tewas Dirampok Saat Cari Rezeki Tambahan sebagai Sopir Taksi Online

2026-01-12 00:53:52
Nasib Guru SD di Tegal, Tewas Dirampok Saat Cari Rezeki Tambahan sebagai Sopir Taksi Online
TEGAL, – Nasib tragis menimpa Kusyanto (46), guru SD di Kota Tegal yang tewas dalam peristiwa perampokan saat mencari penghasilan tambahan sebagai sopir taksi online.Korban ditemukan tak bernyawa di kawasan hutan lindung Perhutani KPH Balapulang, Desa Songgom, Kabupaten Brebes, Senin .Kusyanto, warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, sehari-hari mengajar sebagai wali kelas 2 di SDN Kalinyamat Wetan 03.“Iya, sambilan jadi sopir online. Sehari-hari memang guru,” kata Iva, kerabat korban di Desa Tegalwangi, Selasa .Statusnya sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) membuatnya bekerja sambilan mengemudi mobil online untuk menambah pemasukan.Baca juga: Guru SD yang Nyambi jadi Sopir Taksi Online Tewas di Brebes, Diduga Korban PerampokanPada Minggu , Kusyanto pamit bekerja mencari penumpang.Keesokan paginya, ia ditemukan tewas di area bekas tempat penimbunan kayu (TPK) Perhutani.Malam sebelumnya, warga melihat mobil korban melaju kencang masuk dan keluar hutan saat hujan deras.Polisi menduga korban dibunuh dan dirampok, sebab mobil, dompet, dan ponselnya hilang.Pantauan Kompas.com, istri korban, Lusi Ervina Ervianti—juga seorang guru—tampak sangat terpukul. Ia memeluk kedua anaknya sambil terus melafalkan doa.Korban meninggalkan istri dan dua anak yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.Baca juga: Nasib Felsiana, Guru Honorer di Flores Timur NTT Hanya Digaji Rp 400.000 per BulanIva menyebut almarhum dikenal ramah, disukai murid, dan sudah lama mengabdi sebagai guru honorer sebelum diangkat PPPK lima tahun lalu.Kusyanto juga dikabarkan akan mendapatkan perpanjangan masa tugas sebagai PPPK.“Beliau orangnya baik dan murah senyum. Disukai anak-anak,” katanya.Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Sekda Agus Dwi Sulistyantono datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.


(prf/ega)