Jakarta - Akademisi dan tokoh Nahdlatul Ulama yang kini menetap di Australia, Prof. Dr. Nadirsyah Hosen, menyampaikan pandangan tegas mengenai dinamika internal PBNU yang belakangan memicu perdebatan publik. Dalam pernyataan tertulisnya, Gus Nadir, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa dirinya memilih untuk berada di barisan Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam, terlepas dari hiruk pikuk tafsir prosedur maupun manuver para aktivis organisasi.Menurut Gus Nadir, NU sejak awal berdiri adalah jam’iyyah ulama. Karena itu, arah dan marwah organisasi seharusnya tetap berada di tangan Syuriah yang dipimpin Rais Aam, bukan bergeser menjadi organisasi teknokratis yang dikendalikan oleh perdebatan AD/ART semata.Advertisement“NU ini kan Nahdlatul Ulama, bukan Nahdlatul prosedur AD/ART,” kata dia.
(prf/ega)
Nadirsyah Hosen Tegaskan Marwah NU Bertumpu pada Rais Aam
2026-01-12 05:13:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:03
| 2026-01-12 04:11
| 2026-01-12 03:04
| 2026-01-12 02:58










































