Jangan Nekat Berangkat, Ini Risiko Road Trip Tanpa Servis Kendaraan

2026-01-12 06:43:44
Jangan Nekat Berangkat, Ini Risiko Road Trip Tanpa Servis Kendaraan
SOLO, - Road trip tanpa servis mobil berisiko tinggi, apalagi jarak jauh dan durasinya lama. Banyak masalah di jalan sebenarnya bukan nasib atau apes, tapi akibat kelalaian.Komponen mobil, walau pun kecil yang sudah minta diganti atau diperbaiki dapat mengganggu perjalanan sehingga liburan menjadi terasa berat dan tak nyaman. Eko Setiawan, pemilik bengkel mobil Everest Motors Bintaro Tangerang Selatan mengatakan mobil yang jarang servis atau dipakai, perlu perhatian khusus sebelum dipakai road trip.Baca juga: Tips Cerdas Membeli Mobil Bekas dengan Biaya Perawatan Rendah“Ada potensi penurunan performa bila mobil jarang diservis, bahkan mobil yang rutin perawatan pun perlu pemeriksaan sebelum perjalanan jauh,” ucap Eko kepada , Senin .Sifat perawatan sebelum road trip adalah sebagai wujud antisipasi adanya komponen yang sudah mulai aus. Bila kondisinya baik ya tidak perlu diganti atau diperbaiki.Sementara mobil yang sudah waktuku servis, kemungkinan memerlukan penanganan lebih banyak sehingga biayanya bisa lebih besar.Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru Diprediksi Akhir Pekan IniDok Jasa Marga PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20% di 8 ruas strategis sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang sejalan dengan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Perusahaan serta menghadirkan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi pengguna jalan tol pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Stimulus potongan ini mencakup ruas-ruas strategis di Trans Jawa, Trans Sumatra dan Sulawesi, di antaranya Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Palimanan-Kanci, Jalan Tol Batang-Semarang, Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C, Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera), Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) dan Jalan Tol Manado-Bitung.“Misal, mobil sudah mendekati perawatan besar kelipatan 80.000 Km, maka kemungkinan komponen yang sudah waktunya ganti lebih banyak, sehingga bila diabaikan risikonya lebih besar,” ucap Eko.Semakin tua usia pakai mobil atau jauh jarak tempuhnya, memungkinkan lebih banyak komponen yang perlu diperhatikan. “Perawatan sebelum road trip ya cara paling aman, soalnya kalau bicara risiko bisa sangat kompleks, mulai dari yang remeh sampai serius,” ucap Eko. Baca juga: Tips Road Trip Mobil Listrik Saat Nataru 2025/DIO DANANJAYA Ilustrasi mobil mogokBerikut daftar risiko road trip Nataru tanpa perawatan mobil:Ketika aki lemah, drive belt putus, filter BBM pampat, dan beberapa sensor bermasalah, mobil bisa saja mogok di tengah perjalanan.“Bahayanya lagi bila sampai terjebak di lokasi sepi, minim pertolongan, derek mahal dan potensi telat sampai tujuan, ini harus dihindari,” ucap Eko.Salah satu kendala yang kerap terjadi ketika perjalanan jauh menggunakan mobil adalah overheating di mesin. Faktor pemicunya yaitu perawatan minim.Baca juga: Bahaya Istirahat di Mobil dengan Kondisi Mesin Menyala: Waspadai Risiko Keracunaninstagram.com/dashcamindonesia Honda Brio diduga alami jebol pada radiator“Seharusnya sebelum perjalanan dipastikan dulu kualitas coolant harus baik, volume cukup, kipas mau berputar, tidak ada bocor dan water pump bekerja normal,” ucap Eko.Saat terjadi overthinking, maka mobil bisa saja mogok dan mengalami kerusakan cukup serius, bisa sampai turun mesin.


(prf/ega)