- Luas areal perkebunan kelapa sawit di Papua terus mengalami penambahan dari waktu ke waktu. Sejalan dengan itu, pemerintah juga gencar mendorong peningkatan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar nabati.Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), total luasan kebun sawit yang tersebar di enam provinsi di Tanah Papua saat ini telah melampaui 236.000 hektare.Jika dibandingkan, angka tersebut hampir empat kali lebih besar dari luas daratan DKI Jakarta yang berkisar 66.000 hektare.Masih mengacu pada data BPS tahun 2024, Papua Selatan tercatat sebagai provinsi dengan hamparan perkebunan kelapa sawit terluas di Papua, dengan luas mencapai 97.770 hektare.Sebagian besar kebun sawit di provinsi daerah otonomi baru (DOB) ini berlokasi di Kabupaten Merauke. Masifnya pengembangan kelapa sawit di Papua Selatan didukung oleh kondisi wilayah yang didominasi dataran rendah, serta kesesuaian karakter tanah untuk tanaman sawit.Baca juga: Fakta Perkebunan Kelapa Sawit di Papua: Luasnya Hampir 4 Kali JakartaPerusahaan besar yang sejak lama memegang konsesi perkebunan kelapa sawit di Papua adalah Tunas Sawa Erma (TSE) Group. Perusahaan tersebut sebelumnya berada di bawah naungan Korindo, kelompok usaha multinasional asal Korea Selatan.Mengacu pada informasi yang tercantum di laman resmi perusahaan, TSE Group mulai merintis pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua pada 1998. Lokasi awal pengembangan berada di Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Merauke.Perkembangan usaha ini terus berlanjut. Hingga 2021, TSE Group bersama sejumlah anak perusahaannya mengelola delapan kebun kelapa sawit yang tersebar di Boven Digoel dan Merauke, Papua, serta di Kabupaten Halmahera, Provinsi Maluku Utara.Seluruh kegiatan operasional tersebut dijalankan melalui sejumlah entitas usaha, yakni PT Tunas Sawa Erma (TSE), PT Dongin Prabhawa (DP), PT Berkat Cipta Abadi (BCA), PT Gelora Mandiri Membangun (GMM), dan PT Papua Agro Lestari (PAL).Secara keseluruhan, luas perkebunan kelapa sawit di Papua yang dikelola melalui enam anak usaha TSE Group mencapai 64.236,86 hektare.Kegiatan penanaman sawit di Papua dimulai setelah PT TSE memperoleh Izin Pelepasan Kawasan Hutan dari Kementerian Kehutanan pada 1998, dengan alokasi lahan sekitar 34.000 hektare di wilayah Boven Digoel.Baca juga: Ini Daerah Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit Terbanyak di PapuaPada tahun yang sama, perusahaan mulai menanam kelapa sawit di area seluas 7.917 hektare, yang kemudian terus berkembang dari tahun ke tahun.Dengan total area tanam lebih dari 60.000 hektare, dalam tiga tahun terakhir, produksi tandan buah segar dari seluruh kebun TSE Group tersebut tercatat telah melampaui 3 juta ton.Sementara itu, anak usaha lainnya, PT Berkat Cipta Abadi (BCA), telah mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan kurang lebih 10.000 hektare, meskipun sebagian besar lahan tersebut belum dimanfaatkan untuk penanaman.Perusahaan ini juga mengelola perkebunan di Merauke yang mulai ditanami sejak 2012. Hingga 2016, luas area tanam mencapai sekitar 11.000 hektare, sebelum mengalami pengurangan pada 2020 akibat sebagian lahan dialihkan menjadi kebun plasma.
(prf/ega)
Ini Perusahaan Besar Pemilik Perkebunan Sawit di Papua
2026-01-12 05:04:48
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 02:57
| 2026-01-12 02:52
| 2026-01-12 02:42
| 2026-01-12 02:40










































