[POPULER TREN] DPR Dorong Pindad Produksi Alat Berat | 5 Negara Paling Berbahaya

2026-01-12 04:27:56
[POPULER TREN] DPR Dorong Pindad Produksi Alat Berat | 5 Negara Paling Berbahaya
- Beragam informasi menarik perhatian pembaca di kanal Tren Kompas.com sepanjang hari Sabtu .Perhatian publik hari itu tersedot pada isu kebencanaan di dalam negeri, daftar negara paling berbahaya di dunia, peringatan cuaca ekstrem dari BMKG, temuan cadangan lithium raksasa di Amerika Serikat, hingga memanasnya tensi Rusia dan Eropa.Berikut rangkuman berita Populer Tren Kompas.com, Sabtu .Baca juga: [POPULER TREN] Untung Rugi Kanopi Besi Hollow Vs Baja Ringan | Pemilik PT Toba Pulp LestariAnggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan menilai industri pertahanan dan manufaktur nasional, termasuk PT Pindad, memiliki peluang pertumbuhan positif dalam lima tahun ke depan.Putra menekankan bahwa Pindad perlu serius mengembangkan produksi alat berat, seperti ekskavator dan buldozer karena kebutuhan penanganan bencana di Indonesia terus meningkat.Ia menyampaikan hal itu saat berkunjung ke PT Pindad di Bandung pada Kamis , sekaligus meninjau kesiapan perusahaan dalam memperluas lini produksi.Putra mengacu pada bencana di Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, dan sejumlah kabupaten lain, di mana proses evakuasi korban terhambat karena akses tertutup serta minimnya alat berat.Ia mendorong Pindad memetakan kebutuhan alat berat secara nasional, termasuk wilayah Indonesia timur, karena kemandirian produksi dinilai penting bagi keselamatan warga di daerah rawan bencana.Simak selengkapnya di Berkaca dari Bencana Sumatera: DPR Minta Pindad Produksi Alat Berat untuk Evakuasi.Artikel terpopuler berikutnya memuat daftar lima negara paling berbahaya di dunia pada 2025 berdasarkan Global Peace Index (GPI).GPI menilai 163 negara melalui 23 indikator keamanan, sehingga skor tinggi menunjukkan risiko besar akibat konflik, kekerasan politik, atau instabilitas sosial.Rusia menempati peringkat pertama negara paling berbahaya karena dampak perang Rusia–Ukraina yang disertai tekanan ekonomi domestik dan sanksi internasional.Ukraina, Sudan, Republik Demokratik Kongo, dan Yaman melengkapi posisi lima besar karena masih bergulat dengan perang, konflik bersenjata, atau krisis kemanusiaan berkepanjangan.Indonesia berada di peringkat ke-110 dengan skor ancaman moderat, sehingga tidak termasuk kelompok negara paling berbahaya dan dinilai lebih stabil dibanding negara-negara zona konflik.Baca lengkap di 5 Negara Paling Berbahaya di Dunia 2025, Apakah Indonesia Termasuk?.


(prf/ega)