Prabowo Minta Kemenekraf dan Danantara Susun Skema Bisnis Bioskop Daerah

2026-01-12 05:23:49
Prabowo Minta Kemenekraf dan Danantara Susun Skema Bisnis Bioskop Daerah
-Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja bersama Danantara untuk menyiapkan skema bisnis bioskop di tingkat kabupaten dan kota. Instruksi tersebut bertujuan memperluas akses pasar film nasional.Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan permintaan itu saat menghadiri Jogja-NETPAC Asian Film Festival Market 2025 di Jogja Expo Center, Bantul, Sabtu ."Kami diminta berkoordinasi dengan Danantara. Danantara diminta untuk membuat sebuah model bisnis. Model bisnis yang untuk bioskop-bioskop di kabupaten/kota," ujar dia.Baca juga: Cinema XXI (CNMA) Ubah Ribuan Meter Layar Bioskop Jadi Produk Fesyen Instruksi tersebut muncul dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo tiga pekan lalu saat kementerian memaparkan capaian satu tahun pertama.Riefky mengatakan akses pasar film nasional masih menjadi persoalan besar. Jumlah layar bioskop belum sebanding dengan kebutuhan industri."Rasionya masih rendah sekali dari kebutuhan layar kita, sehingga banyak sekali film yang sudah diproduksi kemudian tidak bisa masuk ke layar-layar lebar," ujarnya.Permasalahan itu mendorong Presiden Prabowo untuk meminta Kemenekraf dan Danantara menyusun skema bisnis baru agar bioskop daerah bisa tumbuh."Harapannya agar bisa masuk ke layar lebar. Itu secara keekonomian baik, tetapi sebagai kebanggaan juga itu sangat diharapkan," kata dia.Baca juga: Kemenekraf Gelar Bioskop Alternatif dan Workshop Film, Menkraf: Kami Ingin Dorong Ekosistem Perfilman DaerahRiefky menyebut peluang ekonomi untuk pengembangan bioskop daerah cukup besar. Ia menilai pengembangan bioskop tetap membutuhkan dukungan pemerintah."Peluangnya ada, tetapi kan pasti perlu keberpihakan dari pemerintah juga, apakah itu insentif, apakah itu kemudahan-kemudahan lainnya," ucap dia.Penyusunan pola dan skema bisnis bioskop daerah kini berjalan bersama Danantara. Riefky mengatakan kementerian juga akan meminta masukan dari ekosistem industri film."Pola seperti apa, masih disusun, butuh waktu itu. Kami Kementerian Ekraf dengan Danantara diminta Presiden untuk membicarakan dan mendiskusikan mengenai ini," katanya.Riefky menambahkan pengembangan bioskop daerah membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah."Terbuka untuk semua pihak, tetapi kita kasih waktu dulu ya untuk kita coba susun bersama dengan Danantara," tuturnya.


(prf/ega)